Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Masyarakat Bali Cenderung Konsumtif Produk Luar Negeri
Jumat, 28 September 2018,
09:32 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Pengiriman barang dari luar negeri yang masuk ke Bali lebih banyak sebesar 18 ribu barang jika dibandingkan pengiriman ke luar Bali sebanyak 8 ribuan unit. Hal ini mengindikasikan masyarakat Bali masih konsumtif gemar berbelanja produk luar negeri ketimbang lokal.
[pilihan-redaksi]
Alit Septiniwati, Branch Manager JNE Bali menjelaskan volume pengiriman produk dari luar Bali sangat tinggi didominasi dari negara Hongkong dan Cina, dengan jenis produk berupa produk fashion, serta pernak-perniknya dengan distribusi dalam sehari sebanyak 10 ribuan pengiriman.
Alit Septiniwati, Branch Manager JNE Bali menjelaskan volume pengiriman produk dari luar Bali sangat tinggi didominasi dari negara Hongkong dan Cina, dengan jenis produk berupa produk fashion, serta pernak-perniknya dengan distribusi dalam sehari sebanyak 10 ribuan pengiriman.
"Daerah tujuan sasaran itu sebagian besar ke daerah Jawa Timur dan Sumatra," jelasnya, Kamis (27/9) di Denpasar.
[pilihan-redaksi2]
Dari 10 ribu pengiriman dari luar tersebut, lanjutnya sebesar 5 ribu sampai 6 ribu pengiriman menuju ke daerah Surabaya dan untuk wilayah Denpasar sebesar 2.500 pengiriman sebagian besar produknya berupa, jepit rambut, gelang, selop tangan dan lain-lainnya. Untuk konsumen penerima barang, ia menyebut sebagian besar produk yang dipesan tersebut ditujukan ke perorangan bukan lembaga maupun kantor.
Dari 10 ribu pengiriman dari luar tersebut, lanjutnya sebesar 5 ribu sampai 6 ribu pengiriman menuju ke daerah Surabaya dan untuk wilayah Denpasar sebesar 2.500 pengiriman sebagian besar produknya berupa, jepit rambut, gelang, selop tangan dan lain-lainnya. Untuk konsumen penerima barang, ia menyebut sebagian besar produk yang dipesan tersebut ditujukan ke perorangan bukan lembaga maupun kantor.
"Dalam pengiriman tersebut sudah ada nama-nama pembelinya, dari masing-masing produk-produk yang dikirim tersebut. Bisanya sebagian besar sistemnya adalah pesan dulu melalui online produknya. Selanjutnya, setelah barang diterima baru dilakukan pembayaran kepada kurir pengiriman," ucapnya.
Ia menambahkan seiring dengan perkembangan e-commerce saat ini yang semakin pesat peluang jasa logistik menjadi semakin menjadi terbuka lebar. (bbn/aga/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026