Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Petani Duda Utara Terancam Gagal Panen Karena Cuaca dan Serangan Hama
Jumat, 19 Oktober 2018,
15:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com,Karangasem. Sejumlah Petani di Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem terancam akan mengalami gagal panen karena faktor cuaca dan serangan hama tikus.
[pilihan-redaksi]
Kondisi ini menurut salah seorang Petani bernama I Gede Wijaya salah satunya diakibatkan oleh faktor cuaca yakni musim kemarau. Dimana air yang selama ini menjadi tumpuan para petani untuk mengairi sawahnya mengecil bahkan mengering. Tidak hanya itu, kondisi tersebut semakin diperparah dengan serangan hama tikus yang mulai mengegrogoti tanaman padi sejak beberapa bulan lalu.
Kondisi ini menurut salah seorang Petani bernama I Gede Wijaya salah satunya diakibatkan oleh faktor cuaca yakni musim kemarau. Dimana air yang selama ini menjadi tumpuan para petani untuk mengairi sawahnya mengecil bahkan mengering. Tidak hanya itu, kondisi tersebut semakin diperparah dengan serangan hama tikus yang mulai mengegrogoti tanaman padi sejak beberapa bulan lalu.
"Gagal panen, kekurangan air karena musim kemarau selain itu juga diserang hama tikus," ujar Wijaya yang juga sebagai Kepala Wilayah Dusun Geriana Kangin tersebut.
Kondisi serupa juga dituturkan oleh petani lainnya yaitu Wayan Sadi dan Kadek Jus. Keduanya mengakui bahwa belakangan ini hama tikus kerap merusak tanaman padi termasuk padi di lahan sawah yang mereka tanam. Banyaknya populasi hama tikus disinyalir karena tidak seimbangnya rantai makanan dimana predator yang selama ini menjadi pemangsa utama tikus seperti ular sawah dan burung hantu kini mulai jarang terlihat. Bahkan ular sawah banyak yang dibunuh oleh petani karena mereka takut digigit. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5908 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026