Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pemprov Tindak Tegas Tutup Usaha yang Merugikan Pariwisata Bali
Rabu, 24 Oktober 2018,
06:54 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com,Badung. Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten sudah mengambil tindakan dengan melakukan pemeriksaan langsung ke toko-toko yang dicurigai melakukan tindakan curang, jika ketahuan maka akan langsung ditindak tegas baik pencabutan ijin maupun penutupan usahanya.
[pilihan-redaksi]
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) dalam acara Focus Group Discussion (FGD) bersama Industri Pariwisata Badung dengan tema "Road to Quality Tourism" bertempat di Hotel Trans, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, Selasa (23/10).
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) dalam acara Focus Group Discussion (FGD) bersama Industri Pariwisata Badung dengan tema "Road to Quality Tourism" bertempat di Hotel Trans, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, Selasa (23/10).
"Beberapa hari lalu Saya sudah turun langsung untuk pengecekan ke lapangan mendatangi beberapa toko. Dari hasil pengecekan tersebut ada yang mencurigakan, dimana ada pekerja asing, produk yang dijual juga tidak mencerminkan Bali bahkan kebanyakan yang dijual merupakan barang import. Kita semua harus bertanggungjawab, kita tidak ingin Bali dijual murah, semua pihak harus bersinergi bergandengan tangan," ujarnya.
Ditambahkan Wagub Cok Ace, wisatawan Tiongkok dipaksa untuk belanja di sejumlah toko yang diduga mempekerjakan tenaga kerja asing asal Tiongkok tanpa ijin, hal ini tentu saja merugikan pariwisata Bali. "Sistem pembayaran dicurigai memakai sistem perbankan dari Tiongkok dan tidak ada sepeser pun yang didapat oleh Bali. Sehingga, hal itu semakin merugikan bisnis pariwisata, karena Bali hanya mendapatkan sampahnya saja. Kita harus selektif mendatangkan wisatawan ke Bali. Karena dengan kejadian ini sangat merugikan citra pariwisata Bali, apalagi wisatawan asal Tiongkok mendominasi angka kunjungan wisatawan ke Bali,"ungkapnya.
Sebelumnya pada Kamis (18/10), Wagub Cok Ace mendatangi beberapa toko Tiongkok di Bali (Denpasar, Badung) yang menjual kasur, latex, sutra dan juga perhiasan terkait Pemberitaan tentang Bali dijual murah di Tiongkok. Dengan menggandeng pelaku pariwisata seperti Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Cok Ace menemukan beberapa hal. Seperti dalam toko-toko tersebut tidak ada yang menjual produk khas Bali, serta ditemukan beberapa pekerja asing. Ia pun berjanji akan mengambil langkah cepat untuk menyelesaikan masalah tersebut.
[pilihan-redaksi2]
Sementara itu Wakil Bupati Badung I Ketut Suyasa mengajak para peserta FGD untuk fokus pada masalah yang saat ini tengah berkembang yakni pariwisata Baki yang dijual murah. Menurut Wabup Suyasa, menjual pariwisata Bali secara murah diibaratkan sebuah penjajahan yang sangat berbahaya. Senada dengan Cok Ace, ia juga mengajak semua pemangku pariwisata bersinergi dan mencari solusi terkait permasalah ini demi pariwisata Bali yang berkualitas. Kita harus tegas, jangan sampai hal ini dibiarkan. Saya minta harus ada hasil rekomendasi untuk kita tindaklanjuti," imbuhnya.
Sementara itu Wakil Bupati Badung I Ketut Suyasa mengajak para peserta FGD untuk fokus pada masalah yang saat ini tengah berkembang yakni pariwisata Baki yang dijual murah. Menurut Wabup Suyasa, menjual pariwisata Bali secara murah diibaratkan sebuah penjajahan yang sangat berbahaya. Senada dengan Cok Ace, ia juga mengajak semua pemangku pariwisata bersinergi dan mencari solusi terkait permasalah ini demi pariwisata Bali yang berkualitas. Kita harus tegas, jangan sampai hal ini dibiarkan. Saya minta harus ada hasil rekomendasi untuk kita tindaklanjuti," imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut hadir pula Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung I Gst Agung Ngurah Rai Suryawijaya, Kadisparda Badung I Made Badra, Perwakilan dari Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Camat Kuta Utara serta Lurah Kerobokan Kelod. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026