Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ribuan Generasi Milenial Ikuti Aksi "Mekedas-Kedas"
Minggu, 11 November 2018,
22:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Ribuan generasi milenial Karangasem yang terdiri dari unsur kesiswaan, organisasi kepemudaan serta beberapa organisasi pecinta lingkungan turun melaksanakan aksi bersih bersih ("mekedas-kedas") yang berlokasi di sebuah mata air suci bernama mata air Pangkung dan Bendul, di Desa Pesaban, Rendang, Karangasem, Minggu (11/11).
Kegiatan ini dilakukan dalam rangkaian memperingati hari jadi media online www.balipuspanews.com yang ke-2 tahun dengan tema “Mekedas-kedas” Dari lingkungan Memulai, yang artinya kebersihan lingkungan itu mesti ditumbuhkan mulai dari lingkungan di sekitar kita. Selain itu, kegiatan ini merupakan wujud nyata untuk merangsang generasi muda agar tidak gengsi untuk memungut sampah di lingkungan sekitarnya.
"Momentum ulang tahun ke-2 Bali puspanews.com ini kita juga sinkronkan dengan hari Pahlawan. Melalui aksi " mekedas - kedas ini kita kita mengajak generasi muda untuk berperan aktif memerangi sampah mulai dari lingkungan di sekitar kita," kata I Putu Artayasa selaku Pimpinan Redaksi media www.Balipuspanews.com.
Sementara itu, kegiatan ini juga didukung oleh berbagai sponsor salahsatunya adalah perusahaan jasa transportasi Bluebird dimana setelah ikut serta mengikuti kegiatan tersebut pihak Bluebird menyatakan siap mendukung terkait penanganan sampah di lokasi tersebut. Tak sampai disana, kegiatan ini juga didukung penuh oleh Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri yang datang langsung dan membaur bersama ribuan generasi milenial Karangasem.
Menurut Bupati Mas Sumatri, Kabupaten karangasem memang harus bangkit untuk mengatasi persoalan sampah, karena sampah merupakan musuh besar kita saat ini. Untuk itu penting untuk dicarikan solusi tentang pengolahan sampah-sampah tersebut.
"Mari kita bekerja bagaimana supaya sampah bisa menjadi dolar bagi kita semua, jika kita sudah menyepakati dan menyetujui itu semua, jadi kita wajib mengikuti bagaimana cara membangun karangasem supaya lelih baik, dan menjadikan karangasem "The Spirit of Bali," ujar Bupati Mas Sumatri.
Sambutan Gubernur Bali, I Wayan Koster yang di bacakan oleh Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinnsi Bali Luh Ayu Aryani, pada kesempatan itu mengatakan, Bali merupakan pulau kecil dengan luas wilayah 5636,66 km, terdiri dari 9 kabupaten/ kota, 57 kecamatan, 716 desa kelurahan, dan 1.493 desa pakraman adat, dengan jumlah penduduk 4,2 juta jiwa. Bali memiliki Iebih dari 5.000 Pura sehingga dikenal sebagai pulau seribu Pura.
"Namun demikian melalui pembangkitan kembali dan penerapan kearifan tata kehidupan lokal masyarakat Bali yang adiluhung dalam melindungi dan mengelola lingkungan hidup akan dapat memecahkan permasalahan lingkungan hidup termasuk pengelolaan sampah padat,"ucapnya.
Aryani melanjutkan, Oleh karena itu, kedepan, pembangunan Ba|i agar difokuskan dengan memprioritaskan pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan serta konservasi alam sesuai dengan "Visi dari Nangun Sat Kerthi Loka Bali" yang artinya menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan masyarakat Bali yang sejahtera dan bahagia secara sakala dan niskala, yang dilaksanakan dengan pendekatan pembangunan dalam satu kesatuan wilayah yaitu 1 Pulau, 1 Pola, den 1 Tata Kelola; One Island, One Management, and One Commando dalam Pola Pembangunan Semesta Berencana, yang digagas oleh Bapak Presiden RI yang Pertama, Bung Karno.
Sehingga Bali akan menjadi pulau yang masyarakatnya selalu bersemangat melestarikan adat, agama, tradisi, seni, dan budaya serta kearifan lokal, menjadi pulau yang suci, agung dan metaksu, dan sekaligus menjadi masyarakat modern di dunia dalam menghadapi dinamika arus perubahan global.
"Keseluruhan substansi penjabaran Visi inilah, sejatinya merupakan filosofl dan konsepsi pembangunan Bali yang aman, lestari, indah secara berkelanjutan serta ”taksu” ramah Hngkungan," pungkasnya.
Aryani juga menambahkan melalui Gerakan Bersih-bersih dari hulu sampai hilir dan dilaksanakan secara berkelanjutan oleh seluruh komponen masyarakat akan dapat mewujudkan BALI BERSERI (bersih, asri dan indah) dan dapat mewujudkan Danau Lestari, dan Kali Bersih (DANU KERTHI), serta Laut Biru Lestari (SAMUDRA KERTHI) yang merupakan bagian dari Sat Kerthi, Sehingga terciptanya lingkungan yang sehat dan bersih tanpa sampah, dan membangun solidaritas antar generasi muda, serta dapat meningkatkan jiwa kepedulian terhadap lingkungan.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali Nyoman Parta , Camat Rendang, DLH provinsi Bali, staf Ahli Bupati, Kepala OPD terkait dan siswa siswi SMK 1 Rendang, dan juga siswa siswi SMK Giri Pandawa dan Trash Hero Indonesia.
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026