Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sejumlah Saksi dari Satpol PP Mengaku Takut Saat Didatangi Terdakwa Ismaya
Jumat, 7 Desember 2018,
07:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Dari kesimpulan keterangan saksi di sidang, terdakwa Ismaya membantah jika dirinya datang hanya dengan mengatakan atas perintah siapa baliho diturunkan bukan mengatakan Siapa yang turunkan baliho. Dirinya juga mengatakan bahwa datang untuk konfirmasi tanpa melakukan pengancaman.
[pilihan-redaksi]
"Saya masih bingung soal kata takut yang mulia. Karena kami datang dengan damai bukan dengan kekerasan apalagi membentak bentak petugas saat itu. Itu tidak ada," bantah Ismaya.
"Saya masih bingung soal kata takut yang mulia. Karena kami datang dengan damai bukan dengan kekerasan apalagi membentak bentak petugas saat itu. Itu tidak ada," bantah Ismaya.
Dari jalannya sidang sempat bikin gelak tawa ketika sejumlah saksi mengaku takut dengan kedatangan terdakwa kala itu. "Saudara takut apa? Sebelumnya saat mendatangi para pedagang saat sidak, sambil jerit-jerit saudara tidak takut. Apa ada mengancam? Tanya hakim yang dijawab."tidak yang mulia, saya hanya merasa takut saja," aku saksi.
Setelah sebelumnya saksi dari anggota satpol PP mencabut keterangan terkait masalah adanya penganiayaan dalam kasus pengancaman dan penganiayaan terhadap aparatur negara oleh terdakwa I Ketut Putra Ismaya Jaya alias Keris (40), I Ketut Sutama (51) dan IGN Edrajaya alias Gung Wah (28).
Dalam sidang masih mendengar keterangan saksi, giliran dari IB Gde Suartana selaku Wadanton Satpol PP Bali mencabut keterangannya. Bahkan ada dua keterangan yang dicabut dimuka sidang pimpinan Bambang Ekaputra, SH.MH pada Kamis (6/12) di PN Denpasar.
Itu setelah Jaksa I Made Lovi Pusnawan SH menanyakan kepada saksi soal adanya keterangan yang menyatakan ada penganiayaan yang dilakukan oleh terdakwa.
"Saudara saksi mengatakan bahwa ada tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh salah satu terdakwa, tetapi tidak tahu siapa yang melakukan. Benar demikian?" Tanya Jaksa dan langsung dijawab tidak pernah menyatakan demikian di BAP.
"Saya tidak pernah beri keterangan itu. Ataupun juga melaporkan keterangan demikian," ucap saksi yang akhirnya mencabut keterangan dalam dakwaan.
Termasuk juga soal menyampaikan laporan kepada pimpinan bahwa ada anak buahnya yang melaporkan dianiaya. "Saya tidak pernah memberi keterangan itu. Hanya mendengar dan tidak melaporkan soal ada penganiayaan," bantah saksi lagi.
[pilihan-redaksi2]
Menariknya, terungkap dalam persidangan bahwa usai kejadian itu telah terjadi kesepakatan damai. Hingga saksi mengaku kaget justru ada laporan ke polisi terkait apa yang terjadi. Pun dirinya mengaku tidak memerintahkan anggotanya ataupun mendengar ada anggotanya yang melaporkan.
Menariknya, terungkap dalam persidangan bahwa usai kejadian itu telah terjadi kesepakatan damai. Hingga saksi mengaku kaget justru ada laporan ke polisi terkait apa yang terjadi. Pun dirinya mengaku tidak memerintahkan anggotanya ataupun mendengar ada anggotanya yang melaporkan.
Justru saksi merasa terkejut saat dipanggil polisi untuk memberikan kesaksian terkait kedatangan terdakwa ke lantor Satpol PP Bali.
Hingga pukul 17.40 Wita, Majelis Hakim menskor selama 20 menit untuk istirahat hingga dilanjutkan pada keterangan saksi berikutnya. Untuk diketahui, Pihak jaksa menyiapkan ada 13 saksi dalam perkara ini mereka, Sujana dan Made Dodi dari anggota kepolisian. I Dewa Nyoman Rai Darmadi selaku Kabid Tramtib Satpol PP, sisanya anggota Pol PP. Pemeriksaan dimulai dari saksi I Made Budiarta, Surojo, I Nyoman Kariana. AA Made Warsika, Gede Jayadi, I Wayan Wasta, I Nyoman Sudana, IB Gede Suartana, IB Dwipayana, serta IB Sukadana. (bbn/maw/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026