Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Sidak, Beberapa Toko Modern dan Supermarket Masih Gunakan Kantong Plastik
Denpasar Resmi Terapkan Perwali 36 Tahun 2018
Rabu, 2 Januari 2019,
15:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penerapan Perwali Nomor 36 Tahun 2018 tentang pengurangan penggunaan kantong plastik di Kota Denpasar secara resmi telah berlaku sejak 1 Januari 2019. Kendati pelaksanaan sosialisasi ini telah dilakukan pada Bulan Juli 2018 oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar dalam sidak masih ditemukan toko modern dan supermarket yang menggunakan kantong plastik.
Dalam mendukung perwali ini, Rabu (2/1) DLHK Kota Denpasar melakukan sidak di belasan toko modern dan supermarket yang berada di wilayah Kota Denpasar. Kendati sudah banyak yang mentaati, namun masih dijumpai beberapa Toko Modern dan Supermarket masih mnggunakan kantong plastik.
Dalam sidak yang dipimpin langsung Kadis LHK Denpasar I Ketut Wisada dan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja ini masih mendapatkan belasan toko modern dan juga supermarket yang masih menyediakan kantong plastik. Pengakuan beberapa toko modrn yang ditemui di kawasan Jalan Nangka Utara mengaku masih dalam tahap pembuatan kantong belanja yang ramah lingkungan.
“Ya sudah disiapkan oleh menejemen kami, dan kami juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu membawa kantong sendiri saat berbelanja ditempat kami,” ujar Suandani salah satu staf toko modern di kawasan Jalan Nangka Utara.
Pada saat sidak tampak masyarakat yang sedang berbelanja tidak diberikan kantong plastik dan terpaksa membawa belanjaan tersebut tanpa kantong plastik.
Namun ada juga masyarakat yang telah membawa kantong sendiri dan merasa nyaman. Seperti yang dituturkan Tutik yang berbelanja telah menyiapkan kantong sendiri.“Saya berbelanja kebutuhan pokok dan sudah menyiapkan tas belanja dari rumah,” ujarnya.
Terkait dengan sosialsiasi pengurangan kantong plastik di Kota Denpasar menurutnya sangat baik sekali. Dan sosialsiasi ini telah saya baca di setiap supermarket serta juga dimedia sosial. Dia berharap masyarakat dapat memahami tujuan mulia dari gerakan Pemkot Denpasar ini bagi lingkungan dan kehidupan kedepan.
Disamping menyasar Toko Modern dikawasan tersebut, DLHK Denpasar langsung menuju ke Pusat Perbelanjaan Tiara Dewata. Tim langsung menuju pusat penjualan kebutuhan pokok. Dalam peninjauan tersebut tampak masyarakat yang berbelanja tidak diberikan kantong plastik, namun pada kasir menawarkan konsumen tas ramah lingkungan berukuran besar dengan harga Rp. 17.000.
Kadis LHK Ketut Wisada mengaku pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan sosialisasi kepada toko modern, supermarket, toko kelontong hingga pasar tradisional di Kota Denpasar. Pada hari kedua penerapan Perda ini kami masih mendapati penggunaan tas kantong plastik, namun hal ini juga telah diikuti dengan mengganti tas kantong dengan tas ramah lingkungan.
Seperti di salah satu toko modern di kawasan Jalan Nangka Utara yang kami kedapati masih menyediakan kantong plastik, sehingga kami melakukan penyitaan terhadap kantong plastik dan memanggil seluruh manejemen toko berjaringan ini.
“Kami sangat mengapresiasi yang sudah mengikuti Perwali ini sebagai upaya bersama untuk mendukung dan mengurangi sampah plastik, serta kami akan tindak tegas dan melakukan pemanggilan kepada menejemen toko berjaringan yang masih membandel serta memberikan sanksi adminsitrasi sesuai peraturan yang berlaku,” ujarnya.
Sosialiasi larangan menggunakan kantong plastik yang masih kurang jelas dibaca oleh masyarakat yang berbelanja ini agar segera dirubah terkait penempatan pada bagian kasir sehingga dapat jelas terbaca dan tersosilisasi dengan baik. Pihaknya juga memanggil menejemen Tiara Dewata dan juga supermarket lainnya untuk terus melakukan sosialiasi dalam pengurangan kantong plastik sesuai Perwali yang telah ditetapkan.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026