Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Desa Sesetan Dorong Rurung Mural Agar Jadi Destinasi Wisata di Tengah Kota
Minggu, 13 Januari 2019,
14:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Setelah sebelumnya sukses mengembangkan inovasi gang hijau dan kampung hijau, kini desa/kelurahan Sesetan tak henti-hentinya berinovasi dengan terus mendorong pengembangan rurung mural sehingga juga bisa menjadi destinasi wisata di tengah Kota.
Kegiatan yang diharapkan menjadi wadah kreatifitas bagi seniman dan kaula muda ini dapat menambah keindahan lingkungan sekitar. Seperti halnya di Kelurahan Sesetan yang fokus untuk terus mengisi ruang kosong dengan seni mural yang menggandeng berbagai elemen yakni Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar dan salah satu media nasional.
Untuk Kelurahan Sesetan sedianya sudah ditata dengan mural di beberapa sudut yakni kawasan Jalan Gurita. Dan tahun ini juga terus digalakkan dengan menyasar 5 kawasan baru yakni kawasan tepi sungai di Jalan Gurita, kawasan Timur Depo Pegok, Jalan Gurita 2, Kampung Bugis, dan Kawasan Sungai Tukad Rangda.
Lurah Sesetan, Ketut Sri Karyawati saat di konfirmasi, Minggu (13/1) mengatakan bahwa pengembangan gang mural ini merupakan bentuk pembangunan dan pengembangan desa yang melibatkan masyarakat.
Adanya rurung mural ini memberikan beragam manfaat bagi lingkungan. Dimana, selain dapat mempercantik kawasan gang, jalan serta media kosong lainya, adanya rurung mural ini tentu menjadi wadah pengembangan bakat melukis dan seni bagi generasi muda.
“Dengan adanya seni mural di gang-gang tentu dapat menambah keindahan gang itu sendiri, sehingga kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan diharapkan tumbuh seiring kondisi gang yang terus dipercantik,” paparnya.
Sri Karyawati menjelaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam pembangunan harus terus dimaksimalkan, sehingga inovasi yang dilaksanakan tepat sasaran. Selain itu, dengan adanya rurung mural ini diharapkan dapat menjadi solusi guna membangkitkan rasa kepedulian lingkungan masyarakat.
“Iya kalau lingkungan gangnya sudah indah dan cantik, tentu masyarakatnya harus ikut menjaga dengan tidak membuang sampah sembarangan contohnya,” kata Sri Karyawati.
Lebih lanjut pihaknya mengatakan bahwa guna mensukseskan program tersebut pihaknya turut menggandeng ISI Denpasar, CSR dari perusahaan serta salah satu media nasional sehingga penataan lingkungan dapat terus dimaksimalkan. Selain itu, pihaknya juga turut memberikan ruang seluas-luasnya bagi masyarakat atau seniman lokal yang hendak menunjukan karya muralnya.
“Kami akan terus memaksimalkan inovasi penataan lingkungan yang edukatif yang salah satunya adalah mural dengan tema yang mendidik, Jadi karena ini dibuat dengan partisipasi masyarakat, maka rasa untuk menjaganya bersama pun perlahan kan terus tumbuh,” paparnya.
Sementara, Plt. Kadis PUPR Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta mengatakan bahwa pihaknya atas nama Pemkot Denpasar sangat mendukung dan menyambut baik adanya pengembangan gang mural yang difasilitasi oleh desa/kelurahan di Kota Denpasar. Selain dapat menambah keindahan dan membuat lingkungan tertata, adanya kawasan murtal ini secara berkelanjutan dapat menjadi sebuat destinasi wisata baru di tengah kota.
“Pemkot terus mendukung pole pembangunan yang melibatkan masyarakat, kedepan dapat menjadi destinasi wisata yang dapat menjadi sumber pendapatan baru dan memberdayakan masyarakat sekitar serta memberikan dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif,” pungkasnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026