Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sebanyak 13 Warga Asal Jepang Ikuti Prosesi "Mediksa" Menjadi Sulinggih
Selasa, 15 Januari 2019,
19:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sebanyak 13 warga asing asal Jepang mengikuti prosesi "mediksa" untuk menjadi Sulinggih pada Senin (14/1) malam di Griya Agung Bangkasa, Bongkasa, Abiansemal, Badung.
Warga Jepang ini didiksa oleh Nabe Tapak sulinggih adalah Ida Pandita Mpu Sinuhun Siwa Putri Prama Daksa Manuaba. Nabe Saksi, Ida Pandita Mpu Siwa Buddha Daksa Darma Darmita. Sedangkan Nabe Waktra Ida Pandita Mpu Daksa Yaksa Acharya Manuaba.
Selaku Nabe Tapak Bhawati, Ida Pandita Mpu Tri Daksa Nata. Ikut serta dalam prosesi, Ida Pandita Mpu Siwa Wyasa Prama Daksa Manuaba dan Ida Pandita Mpu Putra Prama Daksa Buddha Yoga Manuaba. Ketiga belas warga Jepang ini sebelumnya telah disahkan sebagai penganut Agama Hindu melalui proses Sudhi Widani. Setelah itu, naik menjadi bhawati hingga didiksa menjadi sulinggih.
Setelah didiksa, ketiga belas warga Jepang tersebut kini memiliki nama baru atau gelar Ida Pandita Mpu Minako Wira Raga Manuaba, Ida Pandita Mpu Naoko Siwa Paraga Manuaba, Ida Pandita Mpu Akiko Kusuma Daksa Manuaba, Ida Pandita Mpu Junichi Wiswa Mitra Manuaba, Ida Pandita Mpu Kumi Yawakerta Parama Manuaba, dan Ida Pandita Mpu Yoshinori Kamya Yoga Manuaba. Kemudian ada Ida Pandita Mpu Chikako Sanaka Dharmita Manuaba, Ida Pandita Mpu Tokina Daksa Vigneswara Manuaba serta Ida Pandita Mpu Yusaka Mudgalya Daksa Manuaba.
Selanjutnya Ida Pandita Mpu Chie Astra Wakra Manuaba, Ida Pandita Mpu Norihiko Soma Parama Daksa Manuaba, Ida Pandita Mpu Eiko Dattatreya Manuaba, dan Ida Pandita Mpu Kumi Gangga Daksa Manuaba. Sedangkan satu bhawati atas nama Megumi Suzuki.
Menurut I Gede Sugata Yadnya Manuaba, putra putra mendiang Ida Sinuhun Siwa Putra Prama Daksa Manuaba, ketiga belas warga asal Jepang ini sebelum didiksa sudah melewati sejumlah proses hingga akhirnya bisa didiksa menjadi seorang sulinggih. "Beberapa tahun lalu mereka sudah disahkan sebagai penganut Agama Hindu melalui proses Sudhi Widani," ujarnya.
Untuk proses mediksa para warga Jepang ini, Sugata menyebut hampir sama dengan mediksa pada umumnya. “Proses mediksa sama seperti mediksa umumnya. Seperti ada prosesi seda raga juga,” kata Sugata.
Pemberian nama ini sendiri berdasarkan konsep amari aran. “Ini yang disebut dengan dwija. Ada juga pengertian dwijati, setelah lahir dari ibu, kemudian lahir Weda, pengetahuan dari nabe-nabenya. Selanjutnya mereka akan diberikan gelar,” kata Ida Pandita.
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026