Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Dalam Keadaan Mabuk, 6 Pemuda Asal Sumba Melawan dan Merampas Motor Polisi
Kamis, 21 Februari 2019,
23:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Enam pemuda asal Sumba Nusa Tenggara Timur digulung jajaran Satreskrim Polres Badung saat melaksanakan patroli K2YD (Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan) di rumah kos-kosan di Jalan Muding Batu Sangiang V/89, Banjar Batu Bidak, Kerobokan, Kuta Utara, Kamis (21/2) dini hari. Polisi sempat mengeluarkan tembakan peringatan karena para tersangka melawan dan merampas motor polisi.
[pilihan-redaksi]
Menurut Kapolres Badung AKBP Yudith Satrya Hananta, enam pemuda Sumba yang diamankan itu yakni Maksimus Lado (25), Alfreth Tupu (24), Umbo Domu Ninggeding (31), Kristofonus Gangga (27), Fardan Teo (29), Derius Hambabamyu (22).
Menurut Kapolres Badung AKBP Yudith Satrya Hananta, enam pemuda Sumba yang diamankan itu yakni Maksimus Lado (25), Alfreth Tupu (24), Umbo Domu Ninggeding (31), Kristofonus Gangga (27), Fardan Teo (29), Derius Hambabamyu (22).
Diterangkannya, keenam tersangka melakukan penyerangan dan perampasan motor, saat dua anggota buser melaksanakan Operasi K2YD di rumah kos di jalan Muding, Batu Sangiang V/89 Banjar Batu Bidak Kerobokan Kuta Utara, Badung, Kamis (21/2) sekira pukul 01.30 dinihari.
“Dua anggota buser (Aiptu Ismadji dan Aiptu Purwoko, red) melaksanakan Patroli K2YD di TKP dan melihat ada sekelompok pemuda asal Sumba pesta miras dipinggir jalan,” ujar AKBP Yudith.
Melihat anggota buser datang, tersangka Kristoforus Dangga menghampiri dengan sikap menantang. Lalu, anggota buser bertanya, “Apakah ada penghuni kos yang sedang minuman keras? Mendengar itu tersangka tersangka Kristoforus langsung menjawab” Saya yang minum, kami mau apa?.
Selanjutnya, dua anggota buser itu mengatakan bahwa mereka anggota kepolisian dari Polres Badung. Mendengar nama polisi, sontak keenam tersangka mengepung dan menanyakan surat tugas. Hanya saja, setelah diperlihatkan surat tugas, mereka tidak percaya kedua buser tadi anggota Polisi. “Para pelaku ini merampas surat tugas anggota buser,” ujar AKBP Yudith.
Tidak hanya merampas surat tugas polisi, para tersangka juga mengambil paksa sepeda motor yang dikendarai dua anggota buser tersebut dan membawanya ke rumah kos. Situasi semakin tidak terkendali setelah para tersangka melarang anggota buser pergi dari lokasi. Bahkan, para tersangka yang rata-rata bertubuh kecil itu menghadang dengan membawa balok kayu.
Salah seorang tersangka yakni Kristoforus malah mendorong Aiptu Ismadji dan mengajaknya berkelahi. Tiba-tiba, datanglah Kanit Idik 1 Satreskrim Polres Badung Ipda Ferlanda Oktora membela anak buahnya.
Apa yang terjadi selanjutnya? Tersangka Kristoforus bukannya takut. Ia malah mendekati dan langsung memiting leher Ipda Ferlanda. Merasa nyawanya terancam, Ipda Ferlanda mengeluarkan senjata api dan memberikan tembakan peringatan ke atas. “Anggota sempat memberikan tembakan peringatan tapi mereka tetap melawan,” beber Kapolres.
[pilihan-redaksi2]
Tembakan peringatan tidak menciutkan nyali tersangka Kristoforus. Ia terus memiting Ipda Ferlanda dari belakang. Dalam kondisi mabuk berat, lima tersangka lainnya kian beringas dan menantang polisi berkelahi. “Ayo Tembak Saya ! Bunuh Saya ! Saya rela mati,” teriaknya.
Tembakan peringatan tidak menciutkan nyali tersangka Kristoforus. Ia terus memiting Ipda Ferlanda dari belakang. Dalam kondisi mabuk berat, lima tersangka lainnya kian beringas dan menantang polisi berkelahi. “Ayo Tembak Saya ! Bunuh Saya ! Saya rela mati,” teriaknya.
Situasi akhirnya meredam setelah Kelian Adat dan Kelian Dinas Banjar Batu Bidak datang dan melerai kericuhan. Polisi kemudian mengecek rumah kos para tersangka dan kemudian menemukan senjata tajam berupa kapak besi, pisau besar dan senapan angin. Selanjutnya, keenam tersangka digiring ke Mapolres Badung bersama barang bukti 5 botol minuman tuak, balok kayu dan kapak besi.
“Setelah kamar kos diperiksa mereka menyimpan sajam ada kapak, senapan angin, palu, sajam, balok kayu dan miras. Mereka dalam keadaan mabok melawan dan mengancam anggota polisi,” ungkapnya. (bbn/Spy/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026