Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ribuan Krama Iringi Upacara Melasti di Pura Agung Besakih
Sabtu, 2 Maret 2019,
15:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Ribuan orang pengiring umat hindu dari seluruh Bali ikuti upacara melasti Ida Bhatara di Pura Agung Besakih sebagai rangkaian dari Karya Panca Bali Krama ke Segara Watuklotok, Klungkung, Sabtu (02/03).
[pilihan-redaksi]
Dalam upacara melasti ini, ada sebanyak 31 Jempana pelinggihan Ida Bhatara yang terdiri dari prelingga Catur Lawe seperti Ida Ratu Pande, Ratu Pasek, Ratu Penyarikan dan Ratu Dukuh. Kemudian Prelingga Ida Bhatara Lingsir Pura Besakih dan 19 Pedarmaan serta Prelingga di Pura Pura Penembahan yang ada di Pura Agung Besakih.
Dalam upacara melasti ini, ada sebanyak 31 Jempana pelinggihan Ida Bhatara yang terdiri dari prelingga Catur Lawe seperti Ida Ratu Pande, Ratu Pasek, Ratu Penyarikan dan Ratu Dukuh. Kemudian Prelingga Ida Bhatara Lingsir Pura Besakih dan 19 Pedarmaan serta Prelingga di Pura Pura Penembahan yang ada di Pura Agung Besakih.
Prelingga atau Jempana diusung oleh ribuan pengiring dengan berjalan kaki menuju pantai Watuklotok. Iringan diawali iring iringan dari prelinggan Ida Ratu Pande dengan ciri khas pengiring berpakaian serba merahnya. Sementara itu, menurut Bendesa Adat Besakih yang juga selaku Prawartake Karya, Jero Mangku Widiarta menjelaskan, untuk jaraknya kurang lebih total keseluruhan berjarak sekitar 70 kilometer.
[pilihan-redaksi2]
Untuk jalur yang ditempuh melalui jalur utama ke Pura Besakih, yakni melewati jalur Rendang, Bukit Jambul, Klungkung dan Menuju ke Pantai Watuklotok. Sementara, pada saat mantuk atau kembali, seluruh Pralinggan Atau jempana akan katuran mererepan di Pura Penataran Agung Klungkung. Setelah itu keesokan paginya perjalanan kembali dilanjutkan menggunakan rute jalur Satrie, Paksebali Sidemen, namun terlebih dahulu Pralingga katuran simpang di Pure Puseh Desa Adat Toh jiwa.
Untuk jalur yang ditempuh melalui jalur utama ke Pura Besakih, yakni melewati jalur Rendang, Bukit Jambul, Klungkung dan Menuju ke Pantai Watuklotok. Sementara, pada saat mantuk atau kembali, seluruh Pralinggan Atau jempana akan katuran mererepan di Pura Penataran Agung Klungkung. Setelah itu keesokan paginya perjalanan kembali dilanjutkan menggunakan rute jalur Satrie, Paksebali Sidemen, namun terlebih dahulu Pralingga katuran simpang di Pure Puseh Desa Adat Toh jiwa.
Setelah simpang di Pure Puseh Tohjiwa, iring iringan kembali bergerak menuju Talibeng, kemudian kembali katuran mererepan di Pura Puseh Tobela. Setelah itu pada pagi harinya iringan dilanjutkan melewati jalur Selat, Muncan, Batusesa dan kembali mesandekan di Pure Pesimpangan sebelum langsung melinggih di Pura Penataran Agung Besakih. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026