Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Gubernur Koster Ingatkan Generasi Muda Cintai Adat dan Budaya Bali
Hadiri Tawur Agung Kesanga di Besakih
Rabu, 6 Maret 2019,
20:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Denpasar. Gubernur Bali Wayan Koster mengingatkan krama dan terutama generasi muda Bali untuk lebih mencintai adat dan budaya Bali di tengah perkembangan jaman.
[pilihan-redaksi]
“Bagus sekali jika kita bisa menguasai Bahasa Inggris atau Bahasa asing lainnya sebagai modal dalam dunia kerja, namun jangan sampai melupakan bahasa Bali, adat istiadat Bali serta budaya Bali sebagai akar kita sebagai orang Bali. Untuk itu saya mengajak terutama kepada kaum milenial untuk lebih banyak belajar dan mencintai Budaya Bali,” kata Gubernur dalam Sambrana Wacana atau sambutan di sela Upacara Tawur Agung Kesanga, Rabu (6/3) di Bencingah (pelataran) Pura Agung besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem.
“Bagus sekali jika kita bisa menguasai Bahasa Inggris atau Bahasa asing lainnya sebagai modal dalam dunia kerja, namun jangan sampai melupakan bahasa Bali, adat istiadat Bali serta budaya Bali sebagai akar kita sebagai orang Bali. Untuk itu saya mengajak terutama kepada kaum milenial untuk lebih banyak belajar dan mencintai Budaya Bali,” kata Gubernur dalam Sambrana Wacana atau sambutan di sela Upacara Tawur Agung Kesanga, Rabu (6/3) di Bencingah (pelataran) Pura Agung besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem.
Koster dalam paparannya juga menambahkan, pembangunan Bali di masa kepemerintahannya tidak hanya berupa pembangunan di bidang fisik yang terpola, terencana dan terintegrasi, tapi juga pembangunan di bidang niskala dengan mengambil konsep Tri Pramana dan Tri Hita Karana yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh leluhur dan orang-orang suci di Bali.
“Warisan leluhur tersebut yang menjadikan Bali sebagai sebuah Pulau, memiliki taksu yang membedakannya dari daerah-daerah lain. Sebagai sebuah konsep yang menuju kepada keharmonisan sesuai dengan visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’,” tukasnya.
Lebih jauh, pria kelahiran Singaraja ini juga membeberkan kebijakannya untuk menyusun beberapa regulasi sebagai landasan hukum untuk melindungi dan melestarikan akar-akar kebudayaan yang ada di Bali antara lain Peraturan Gubernur (Pergub) Penggunaan Pakaian adat Bali, Pergub Bahasa dan Aksara Bali serta Pergub pemanfaatan hasil pertanian, perikanan dan industri lokal di Bali.
“Pergub yang disusun ini tak lain adalah langkah untuk melestarikan akar-akar kebudayaan kita sehingga tetap kuat meskipun diterpa ‘angin kencang’ perubahan jaman. Untuk itu pula, saya masih menyusun sekitar 5 Perda dan 16 pergub yang akan diselesaikan pada tahun 2019 ini,” bebernya sembari menyebut pentingnya peran desa adat sebagai benteng adat dan budaya yang harus tetap dijaga.
[pilihan-redaksi2]
Dalam Upacara Tawur Agung Kesanga atau yang berarti korban suci untuk keharmonisan alam semesta tersebut dilaksanakan serangkain Hari Suci Nyepi tahun Saka 1941 dan dipimpin oleh tiga orang sulinggih. Selain korban suci yang ditandai dengan penyembelihan beberapa jenis hewan tersebut juga dipentaskan tarian seperti Rejang, baris serta Topeng Sidakarya yang dalam kesempatan tersebut ditarikan oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati.
Dalam Upacara Tawur Agung Kesanga atau yang berarti korban suci untuk keharmonisan alam semesta tersebut dilaksanakan serangkain Hari Suci Nyepi tahun Saka 1941 dan dipimpin oleh tiga orang sulinggih. Selain korban suci yang ditandai dengan penyembelihan beberapa jenis hewan tersebut juga dipentaskan tarian seperti Rejang, baris serta Topeng Sidakarya yang dalam kesempatan tersebut ditarikan oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati.
Nampak pula dalam prosesi tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, Wakil Bupati Karangasem Nyoman Artadipa serta mantan Gubernur Bali Dewa Made Bharata dan Made Mangku Pastika. Ditambah pula jajaran DPRD Bali dan Karangasem serta jajaran Organisasi Perangkat daerah (OPD) yang berbaur Bersama ribuan pemedek yang hadir. (bbn/humasbali/rob)
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5908 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026