Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sketsa Wajah Ciri Pelaku Buron Perampokan Money Changer Belum Ada Gambaran
Senin, 25 Maret 2019,
22:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Tim Resmob Polresta Denpasar tidak berhenti mengejar satu dari 3 perampok warganegara Rusia yang merampok Money Changer BMC PT. Bali Maspin Tjinra di Jalan Pratama Nomor. 36, XY, Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Selasa (19/3) dini hari lalu.
[pilihan-redaksi]
Polisi menduga pelaku buron itu yang membawa senjata laras panjang SS1 milik angggota Brimob pascapenyerangan dan perampasan di Hotel Ayana Nusa Dua, Agustus 2017 lalu. Namun untuk sketsa wajah terhadap pelaku, pihak kepolisian belum melakukannya. ”Siapa pelaku ini ciri-cirinya bagaimana. Belum ada gambaran,” terang Kapolresta Denpasar Kombespol Ruddi Setiawan
Polisi menduga pelaku buron itu yang membawa senjata laras panjang SS1 milik angggota Brimob pascapenyerangan dan perampasan di Hotel Ayana Nusa Dua, Agustus 2017 lalu. Namun untuk sketsa wajah terhadap pelaku, pihak kepolisian belum melakukannya. ”Siapa pelaku ini ciri-cirinya bagaimana. Belum ada gambaran,” terang Kapolresta Denpasar Kombespol Ruddi Setiawan
Lebih lanjut ia menjelaskan, perburuan terhadap 1 pelaku lagi yakni warga negara Rusia terus dilakukan. Sejumlah tempat yang biasanya dikunjung warga asing, sudah dicek.
“Kami masih terus mengejarnya, untuk menemukan senjata laras panjang SS1 yang dibawanya,” terang Kombes Ruddi, Senin (25/3).
Mantan Kapolres Badung ini pun meminta kepada pelaku buron untuk segera menyerahkan diri. Bila pelaku menyerahkan diri pihak kepolisian tidak akan melakukan tindakan tegas.
“Namun kalau tersangka yang kabur ini tetap tidak mau menyerahkan diri, tetap akan kami tindakan tegas karena tersangka ini sangat berbahaya sekali membawa senjata laras panjang,” ungkapnya.
Sejauh ini, kata Kombes Ruddi, pelaku yang yang dikejar dalam aksi perampokan di Money Changer hanya satu orang. Ia pun menduga pelaku tersebut masih bersembunyi di Bali.
“Dia masih di Bali. Semua pintu keluar dari Pelabuhan Gilimanuk, Padangbay, Bandara, sudah kami kawal ketat,” tegasnya.
Selain itu, koordinasi dengan pihak Imigrasi juga sudah dilakukan Polresta Denpasar untuk mengejar pelaku buron tersebut. Namun untuk sketsa wajah terhadap pelaku, pihak kepolisian belum melakukannya.
”Siapa pelaku ini ciri cirinya bagaimana. Belum ada gambaran,” terangnya.
Ditegaskanya, otak pelaku dalam kasus perampokan money changer itu adalah Alexei, sedangkan tersangka Josh hanya ikut ikutan saja, berdasarkan pengakuannya saat diperiksa penyidik Satreskrim Polresta Denpasar.
[pilihan-redaksi2]
“Josh ikut saja, tapi namanya tersangka tidak mau mengakui apa yang diperbuatnya. Namun demikian, dengan bukti bukti yang didapat polisi, terbukti empat pelaku ini adalah perampok money changer,” tegasnya.
“Josh ikut saja, tapi namanya tersangka tidak mau mengakui apa yang diperbuatnya. Namun demikian, dengan bukti bukti yang didapat polisi, terbukti empat pelaku ini adalah perampok money changer,” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Polresta Denpasar menangkap 3 warga negara Rusia, Alexie Korotkikh (44) Georgii Zhukov (40) dan Haupt Robert (42). Ketiganya merupakan perampok money changer BMC PT. Bali Maspin Tjinra di Jalan Pratama Nomor. 36, XY, Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Selasa (19/3) dinihari lalu.
Saat penyergapan di dekat Kampus Poltek tepatnya di Jalan Giri Kencana Jimbaran Kuta Selatan, polisi menembak mati otak pelakunya, Alexie karena melawan dan membawa senjata tajam. Di rumah kontrakan tersangka Alexie di Jalan Pasir Putih nomor 10B Kedonganan, Kuta, Polisi mengamankan barang bukti hasil rampokan ratusan juta dan 13 mata uang asing yang disembunyikan di atas plafon rumah. (bbn/Spy/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5924 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026