Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Replika Barong dan Celuluk dengan Aura Mistisnya di Stan Pameran Pendidikan Selat
Minggu, 5 Mei 2019,
08:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Terdapat cerita mistis di balik proses pembuatan miniatur Barong dan Celuluk yang dipamerkan pada salah satu stan pameran milik Kecamatan Selat dalam pameran pendidikan memperingati hari pendidikan nasional di aula Kantor Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Karangasem.
[pilihan-redaksi]
Dari penuturan I Gede Berata, salah seorang guru dari SD 1 Duda Utara, Selat, Karangasem yang ditemui Beritabali.com, saat menjaga stan pameran, disebutkan saat proses pembuatan miniatur barong yang terbuat dari daur ulang barang bekas tersebut merasakan sesuatu yang aneh.
Dari penuturan I Gede Berata, salah seorang guru dari SD 1 Duda Utara, Selat, Karangasem yang ditemui Beritabali.com, saat menjaga stan pameran, disebutkan saat proses pembuatan miniatur barong yang terbuat dari daur ulang barang bekas tersebut merasakan sesuatu yang aneh.
Saat itu, dirinya bersama salah seorang rekannya bernama I Wayan Widnyana yang merancang Barong daur ulang tersebut tengah bekerja utuk menyelesaikan pembuatan bagian barong hingga malam hari. Entah mengapa, begitu masuk ke tahapan akhir tapel (bagian wajah) Barong tiba-tiba merasakan keanehan, bulu kuduknya seketika merinding. Kondisi ini pun juga dialami oleh rekannya.
[pilihan-redaksi2]
“Saat itu kami bekerja hingga larut malam, begitu proses finishing tapelnya dan sudah berwarna kami langsung merinding bulu kuduk merinding,” kata Gede Berata.
“Saat itu kami bekerja hingga larut malam, begitu proses finishing tapelnya dan sudah berwarna kami langsung merinding bulu kuduk merinding,” kata Gede Berata.
Miniatur barong sendiri terbuat dari daur ulang barang–barang bekas seperti menggunakan botol minuman mineral untuk bagian tubuhnya, karung goni yang dirobek robek untuk bagian rambutnya dan serbuk kayu untuk hiasan mozaiknya.
Selain itu, pada bagian tempat diletakkannya miniatur Barong tersebut juga cukup unik dimana terbuat dari susunan Koran bekas yang disusun sedemikian rupa. Tak hanya replika barong dan celuluk, stan pameran juga memamerkan berbagai kerajinan tangan siswa seperti miniatur rumah, simbol Acyntia yang terbuat dari serbuk batu hitam karangasem dan lukisan siswa yang sudah memenangkan beberapa perlombaan. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5924 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026