Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Derita Penyakit Misterius, Ketua Panwascam Rendang Lupa Ingatan Hingga Mengigau
Senin, 6 Mei 2019,
16:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. I Gede Artana, pria berusia 51 tahun asal Desa Pempatan, Rendang, Karangasem yang menjabat sebagai Ketua Panwascam Kecamatan Rendang terbaring lemas di tempat tidur akibat penyakit aneh yang dideritanya.
[pilihan-redaksi]
Menurut informasi yang diberikan oleh Meli Melani selaku keponakan yang menemani Artana sast media ini mendatangi kediamannya di Desa Pempatan, mulanya Artana yang sudah berkecimpung di dunia pengawas pemilu sejak tahun 1998 itu sempat mengeluhkan tidak enak badan, kemudian pada hari Sabtu (04/05/2019). Kondisi Artana semakin drop hingga akhirnya diajak untuk memeriksakan diri di salah satu tempat prakter dokter yang ada di Desa Pempatan.
Menurut informasi yang diberikan oleh Meli Melani selaku keponakan yang menemani Artana sast media ini mendatangi kediamannya di Desa Pempatan, mulanya Artana yang sudah berkecimpung di dunia pengawas pemilu sejak tahun 1998 itu sempat mengeluhkan tidak enak badan, kemudian pada hari Sabtu (04/05/2019). Kondisi Artana semakin drop hingga akhirnya diajak untuk memeriksakan diri di salah satu tempat prakter dokter yang ada di Desa Pempatan.
Setelah mendapat pemeriksaan, saat itu dokter kemudian memberikan rekomendasi bahwa pamannya itu harus mendapat perawatan lebih lanjut dan disarankanlah untuk dirujuk ke Puskesmas Rendang. Kondisi Artana semakin menghawatirkan dimana sempat mengalami kondisi linglung tidak ingat kepada siapapun. Bahkan beberapa kali Artana sempat mengigau mengatakan kata “Pancasila NKRI harga mati” berulang kali.
“Sempat linglung tidak ingat kepada siapapun dan suka ngigo soal pemilu,” kata Meliani, Senin (06/05/2019).
[pilihan-redaksi2]
Artana kemudian langsung diajak ke Puskesmas Rendang hari itu juga. Saat dibawa ke Puskesmas Rendang, Artana segera mendapat pertolongan dan observasi awal oleh tim medis Puskesmas Rendang. Namun, menurut salah seorang petugas Puskesmas, saat itu dari hasil observasi Artana tidak tidak mengalami sesuatu hal yang menghawatirkan sehingga hanya dirawat satu malam saja dan pada hari Minggu siang (05/05/2019) Artana diberikan pulang.
Artana kemudian langsung diajak ke Puskesmas Rendang hari itu juga. Saat dibawa ke Puskesmas Rendang, Artana segera mendapat pertolongan dan observasi awal oleh tim medis Puskesmas Rendang. Namun, menurut salah seorang petugas Puskesmas, saat itu dari hasil observasi Artana tidak tidak mengalami sesuatu hal yang menghawatirkan sehingga hanya dirawat satu malam saja dan pada hari Minggu siang (05/05/2019) Artana diberikan pulang.
Bukannya membaik, kondisi Artana justru semakin drop bahkan hanya bisa terbaring lemas diatas tempat tidur. Informasi mengenai kondisi Artana kemudian menyebar hingga akhirnya banyak teman yang datang menjenguknya.
Bahkan siang ini, jajaran Bawaslu Kabupaten Karangasem juga datang untuk melihat kondisi Artana serta membantu memfasilitasi agar segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut mengingat kondisi Artana semakin menghawatirkan. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026