Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Beroperasi 2020, Anggaran Unit Layanan Kanker Terpadu di RSUD Bali Mandara Rp52 M
Selasa, 14 Mei 2019,
21:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Gubernur Bali Wayan Koster melakukan peletakan batu pertama pembangunan Unit Pelayanan Kanker Terpadu di UPTD RSUD Bali Mandara, Sanur, Denpasar, Selasa (14/5).
[pilihan-redaksi]
Layanan ini akan menjadi nilai lebih untuk RSUD Bali Mandara, yang juga dapat dinikmati masyarakat Bali yang sudah tercover JKN-KBS sekaligus menjadi pelaksanaan salah satu program prioritas visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali di bidang kesehatan.
Layanan ini akan menjadi nilai lebih untuk RSUD Bali Mandara, yang juga dapat dinikmati masyarakat Bali yang sudah tercover JKN-KBS sekaligus menjadi pelaksanaan salah satu program prioritas visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali di bidang kesehatan.
Peletakan batu pertama ini juga dihadiri anggota DPRD Bali I Nyoman Parta, Kepala Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, dan jajaran kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr Ketut Suarjaya mengatakan, Pemerintah Provinsi Bali mulai membangun layanan kanker terpadu seluas 4.170 m2 yang terdiri dari bunker untuk radioterapi, kemudian lantai satu tempat untuk poliklinik, lantai dua untuk layanan laboratorium dan lantai tiga untuk kedokteran nuklir.
"Nanti di sini adalah layanan terpadu mulai dari radiodiagnostik, radioterapi, kemoterapi dan kedokteran nuklir," kata dr Suarjaya.
[pilihan-redaksi2]
Ia menambahkan, sesuai dengan kontrak pembangunan unit layanan kanker terpadu ini direncanakan selesai tanggal 1 Desember 2019. Unit Pelayanan Kanker yang dibangun dengan dana APBD Provinsi Bali ini akan dilengkapi dengan alat-alat kedokteran nuklir dan radioterapi seperti linier accelerator, MRI, dan alat-alat untuk layanan kanker lainnya.
Ia menambahkan, sesuai dengan kontrak pembangunan unit layanan kanker terpadu ini direncanakan selesai tanggal 1 Desember 2019. Unit Pelayanan Kanker yang dibangun dengan dana APBD Provinsi Bali ini akan dilengkapi dengan alat-alat kedokteran nuklir dan radioterapi seperti linier accelerator, MRI, dan alat-alat untuk layanan kanker lainnya.
"Kami berharap awal tahun 2020 layanan kanker ini sudah dapat melayani masyarakat, khususnya yang mengalami penyakit kanker," ujarnya.
Menurut dr Suarjaya, anggaran untuk bangunan fisik sebesar Rp52,364 miliar. Sementara pengadaan alat medis tahun 2019 dianggarkan sebesar 53 miliar dan berlanjut tahun 2020 sebesar 50 miliar lebih.
"Tetapi dengan peralatan yang sekarang (tahun ini,-red) kita beli, astungkara awal 2020 kita sudah bisa melayani kasus-kasus kanker," kata Suarjaya. (bbn/humasbali/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026