Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Waspada, Ketinggian Gelombang Ombak di Penyeberangan Sanur Capai 5 Meter
Selasa, 11 Juni 2019,
10:53 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pantai di Sanur tepatnya di penyeberangan kapal ke Nusa Penida dan Nusa Ceningan dilaporkan terjadi gelombang tinggi hingga mencapai 5 meter.
[pilihan-redaksi]
Agung Arik, salah seorang warga Sanur melaporkan situasi penyeberangan, Selasa (11/6) hari ini memang ketinggian gelombang ombak diperkirakan mencapai 5 meter. Hal ini terlihat dari ketinggian ombak yang mencapai kaki-kaki penerangan di laut dengan ketinggian sekitar 5 meter. Meski demikian penyeberangan tetap beroperasi normal.
Agung Arik, salah seorang warga Sanur melaporkan situasi penyeberangan, Selasa (11/6) hari ini memang ketinggian gelombang ombak diperkirakan mencapai 5 meter. Hal ini terlihat dari ketinggian ombak yang mencapai kaki-kaki penerangan di laut dengan ketinggian sekitar 5 meter. Meski demikian penyeberangan tetap beroperasi normal.
"Kaki-kaki suar (penerangan di laut-red) itu kurang lebih 5 meter tingginya dari atas air normal, hati-hati ya ombak raksasa pagi ini," ujarnya.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) telah memperingatkan adanya potensi gelombang tinggi pada Senin (10/6) hingga Kamis (13/6) di sejumlah wilayah pesisir Indonesia.
Dari keterangan resmi BMKG, peningkatan gelombang tinggi disebabkan oleh adanya pola sirkulasi di Perairan Timur Laut Halmahera. Pola angin di wilayah utara ekuator umumnya dari timur – tenggara dengan kecepatan 4 - 15 knot, sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya dari timur – tenggara dengan kecepatan 4 - 25 knot.
[pilihan-redaksi2]
Dari sejumlah wilayah perairan Selat Bali – Selat Lombok bagian selatan, dan juga Samudera Hindia selatan Jawa hingga Lombok berpotensi dilanda gelombang yang lebih tinggi lagi, berkisar antara 4 hingga 6 meter.
Dari sejumlah wilayah perairan Selat Bali – Selat Lombok bagian selatan, dan juga Samudera Hindia selatan Jawa hingga Lombok berpotensi dilanda gelombang yang lebih tinggi lagi, berkisar antara 4 hingga 6 meter.
Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau pada masyarakat terutama nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m) untuk selalu waspada. (bbn/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2503 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026