Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Wagub Cok Ace Ajak Umat Berlandaskan pada Sastra, Kemauan dan Kemampuan
Selasa, 18 Juni 2019,
06:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengajak umat Hindu dalam menjalankan kegiatan upacara keagamaan dilandasi dengan tiga (3) dasar, yakni kesastraan, keinginan (niat) dan kemampuan.
[pilihan-redaksi]
Dengan tiga dasar ini setiap umat yang beryadnya sebagai wujud baktinya kepada Hyang Pencipta akan mampu melaksanakan kegiatan keagamaan dengan penuh rasa syukur. Hal ini disampaikannya saat menghadiri karya mamungkah, ngenteg linggih, tawur agung jangkep separikrama kalamiji aya, pedanan lan paselang di Pura Dalem lan Prajapati, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, Senin (17/6).
Dengan tiga dasar ini setiap umat yang beryadnya sebagai wujud baktinya kepada Hyang Pencipta akan mampu melaksanakan kegiatan keagamaan dengan penuh rasa syukur. Hal ini disampaikannya saat menghadiri karya mamungkah, ngenteg linggih, tawur agung jangkep separikrama kalamiji aya, pedanan lan paselang di Pura Dalem lan Prajapati, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, Senin (17/6).
Ditambahkan Tjok Ace lagi, untuk menjaga keajegan budaya, adat dan keberagaman yang ada pada sebuah desa, maka setiap wilayah kedinasan saat ini sudah mengatur keberadaan adat dan warganya ke dalam Perda nomor 4 tahun 2019, dimana dengan tujuan agar setiap warga tetap bisa menyama braya, tetap bisa bekerja mencari nafkah dan tetap bisa mengembangkan diri dalam kebhinekaan.
[pilihan-redaksi2]
Bendesa Adat Desa Megati Kaja, Dewa Putu Gede Sudarma Jaya Negara selaku ketua panitia mengatakan merasa bahagia atas kedatangan para undangan untuk menyaksikan rangkaian upacara Ngenteg Linggih ini. Desa Megati merupakan pecahan dari Desa Pakraman Jelijih yang melaksanakan upacara dengan berdasarkan semangat dan kekompakan warga yang berjumlah 35 KK. Ia menambahkan upacara ini dilaksanakan dengan semangat kebersamaan antar warga dan penggalian dana yang dilakukan secara swadaya.
Bendesa Adat Desa Megati Kaja, Dewa Putu Gede Sudarma Jaya Negara selaku ketua panitia mengatakan merasa bahagia atas kedatangan para undangan untuk menyaksikan rangkaian upacara Ngenteg Linggih ini. Desa Megati merupakan pecahan dari Desa Pakraman Jelijih yang melaksanakan upacara dengan berdasarkan semangat dan kekompakan warga yang berjumlah 35 KK. Ia menambahkan upacara ini dilaksanakan dengan semangat kebersamaan antar warga dan penggalian dana yang dilakukan secara swadaya.
Pelaksanaan serangkaian yadnya ini diharapkan mampu membangkitkan rasa kebersamaan antar sesama sehingga terwujud kehidupan yang damai dan penuh makna serta gotong royong.
Rangkaian karya Ngenteg Linggih ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama, Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, anggota DPD RI IGN Arya Wedakarna dan sejumlah undangan lainnya. (bbn/humasbali/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026