Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Maraknya Pemalsuan Logo Merk, Blue Bird Bali Tawarkan Kerjasama Operasional
Selasa, 9 Juli 2019,
23:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Denpasar. Terkait maraknya kasus pemalsuan merek logo Blue Bird yang belakangan ini marak terjadi, Blue Bird Group menawarkan kerjasama operasional (KSO) kepada perusahaan atau koperasi yang menaungi taksi lainnya di Bali.
[pilihan-redaksi]
Tawaran kerjasama ini dilakukan agar tidak merugikan perusahaan transportasi terbesar di Indonesia ini termasuk juga para konsumen atau pelanggannya.
Tawaran kerjasama ini dilakukan agar tidak merugikan perusahaan transportasi terbesar di Indonesia ini termasuk juga para konsumen atau pelanggannya.
“Sebenarnya tawaran KSO (kerjasama operasional, red) ini sudah sejak lama kami komunikasikan dengan level pimpinan perusahaan taksi maupun koperasi yang mengelola taksi di Bali. Termasuk juga dengan teman-teman di Organda unit taksinya,” ujar General Manager Blue Bird area Bali dan Lombok, dr I Putu Gede Panca Wiadnyana saat jumpa pers di Jimbaran, Selasa (9/7).

Namun diakuinya, tawaran kerjasama itu belum membuahkan hasil yang maksimal hingga belakangan ini marak muncul kasus pemalsuan merek logo Blue Bird.
“Nah, dengan adanya kasus ini kami jadikan momentum lagi untuk mengingatkan lagi kepada teman-teman untuk bekerjasama, ya daripada sembunyi-sembunyi memakai merek logo kami,” kata dr Panca didampingi Kuasa Hukum Blue Bird Group, Ketut Mulya Arsana SH MHum dan Mahendra Ishartono SH.
dr Panca mengilustrasikan kerjasama tersebut seperti franchise bisnis penjual ayam goreng atau fried chicken, dimana perusahaan berbeda-beda tapi mereka bisa menggunakan merek terkenal yang menjual.
“Nah, hal serupa kami tawarkan kepada pengelola taksi di Bali. Jadi teman-teman di perusahaan taksi lain nantinya bisa menggunakan brand logo kami secara legal,” katanya.
Tentunya, kata dr Panca, setelah menjalin kerjasama, perusahaan taksi tersebut standarnya harus menyesuaikan dengan Blue Bird.
“Ya, mulai dari kendaraan yang minimal umurnya 5 tahun, pengemudinya yang harus terlatih hingga pelayanannya. Jadi semuanya standarnya seperti yang ada di Blue Bird,” tegasnya.
dr Panca menyebut, kerjasama operasional yang ditawarkan Blue Bird ini sudah dilakukannya di Jogjakarta dan Bandung.
“Kalau di Jogja kita kerjasama dengan Koperasi Serba Usaha (KSU) Pataga sebagai pengelola Pataga Taksi. Kalau di Bandung dengan Rina Rini Taksi,” ucapnya.
[pilihan-redaksi2]
Ketika ditanya keuntungan apa yang didapat perusahaan atau koperasi yang diajak kerjasama? dr Panca belum mau menjawab lebih detail, namun yang pasti kata dia, seperti di Jogja dan Bandung itu, perbankan akan lebih percaya terutama dalam dalam pemberian kredit.
Ketika ditanya keuntungan apa yang didapat perusahaan atau koperasi yang diajak kerjasama? dr Panca belum mau menjawab lebih detail, namun yang pasti kata dia, seperti di Jogja dan Bandung itu, perbankan akan lebih percaya terutama dalam dalam pemberian kredit.
“Ya, bisa kita bayangkan kalau bank sudah percaya berarti perusahaan itu adalah sehat,” imbuhnya.
Sementara itu, Kuasa Hukum Blue Bird Group, Ketut Mulya Arsana SH MHum menambahkan terkait maraknya kasus pemalsuan merek logo Blue Bird, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya mulai dari pencegahan seperti pemasangan pengumuman peringatan penyalahgunaan merek terdaftar di media massa, hingga upaya hukum lainnya bagi yang membandel seperti membawa pelaku ke pengadilan.
“Bahkan kami juga mewarning kepada para usaha pembuat dan pemasangan stiker bahwa mereka ini juga kena tindak pidana jika memasang logo stiker Blue Bird tanpa izin,” ujarnya. (bbn/rls/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026