Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Polisi Sudah Menangkap Pembunuh Orok Bayi di Kolam Pertokoan Sudirman
Jumat, 26 Juli 2019,
07:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kasus penemuan orok di kolam proyek Komplek Pertokoan Grand Sudirman, dekat Fakultas Ekonomi Universitas Udayana, Panjer, Denpasar Selatan, Minggu (21/7) lalu, menuai titik terang. Orok berjenis kelamin laki-laki itu ternyata dibunuh dan pelaku sudah ditangkap.
[pilihan-redaksi]
Belum ada keterangan resmi dari jajaran Polsek Denpasar Selatan menyangkut kasus ini. Polisi berdalih belum dirilis di media karena masih dilakukan pengembangan. Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Hadimastika Kartiko Putra yang dikonfirmasi pun enggan menyebut identitas atau inisial pelaku, meski dia membenarkan pelakunya sudah ditangkap. “Ohh Sudah. Minggu depan di rilis, masih proses pendalaman,” ujarnya, Kamis (24/7/2019).
Belum ada keterangan resmi dari jajaran Polsek Denpasar Selatan menyangkut kasus ini. Polisi berdalih belum dirilis di media karena masih dilakukan pengembangan. Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Hadimastika Kartiko Putra yang dikonfirmasi pun enggan menyebut identitas atau inisial pelaku, meski dia membenarkan pelakunya sudah ditangkap. “Ohh Sudah. Minggu depan di rilis, masih proses pendalaman,” ujarnya, Kamis (24/7/2019).
Sementara sumber di lapangan mengungkapkan, pelaku diringkus sehari pascapenemuan orok bayi yang membusuk di kolam renang proyek Komplek Pertokoan Grand Sudirman, dekat Fakultas Ekonomi Universitas Udayana, Panjer, Denpasar Selatan, Minggu (21/7) sekitar pukul 16.30 Wita. “Pelakunya satu orang dan sudah diperiksa di Polsek Densel,” bisik sumber.
[pilihan-redaksi2]
Sebelumnya, bayi malang itu ditemukan mengambang oleh dua pemancing. Saat ditemukan, posisi mayat bayi tertelungkup dengan kepala menghadap timur, masih lengkap tali pusar dan tidak ditemukan kain pembungkus di sekitar TKP penemuan.
Sebelumnya, bayi malang itu ditemukan mengambang oleh dua pemancing. Saat ditemukan, posisi mayat bayi tertelungkup dengan kepala menghadap timur, masih lengkap tali pusar dan tidak ditemukan kain pembungkus di sekitar TKP penemuan.
Guna mengetahui penyebab kematiannya, bayi dengan panjang 2,7 cm dan berat 2,4 Kg itu dibawa ke kamar jenazah RSUP Sanglah. Namun tim medis menyebutkan hasil otopsi ditemukan bekas luka tusukan di punggung kanan.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2379 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1792 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026