Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 April 2026
4 Nelayan NTT Sebulan Terapung di Laut Dibawa Pelaut Sulsel ke Kedonganan
Jumat, 26 Juli 2019,
20:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Pos Polisi Air Kedonganan kedatangan 2 orang nelayan asal Sulawesi Selatan yang melaporkan telah menemukan 4 (empat) orang nelayan yang sedang terapung-apung di tengah laut meminta pertolongan karena tidak tahu arah pulang melaut karena mesin pada perahu korban dalam keadaan rusak.
[pilihan-redaksi]
Korban selamat saat ini ditampung di Mess Gereja Diaspora Jalan Puri Gading Jimbaran Badung antara lain bernama Melki Tamonof (22) yang tinggal di Kota Baru-Soe, Putra Basoin (18) beralamat Polen-Soe, Simon Mana'o (34) beralamat Desa O'of-Soe dan Jony Djobo (28) beralamat Desa Peitoko-Alor (NTT).
Korban selamat saat ini ditampung di Mess Gereja Diaspora Jalan Puri Gading Jimbaran Badung antara lain bernama Melki Tamonof (22) yang tinggal di Kota Baru-Soe, Putra Basoin (18) beralamat Polen-Soe, Simon Mana'o (34) beralamat Desa O'of-Soe dan Jony Djobo (28) beralamat Desa Peitoko-Alor (NTT).
Menurut informasi, Keempat nelayan yang terapung berangkat melaut pada hari Sabtu, 11 Juni 2019 pukul 01.00 Wita Untuk mencari ikan di seputaran perairan belakang rote, Namun dua hari setelah melaut tiba-tiba mesin perahu rusak dan selama 2 hari perbaikan tidak juga berhasil sampai akhirnya dihanyutkan gelombang makin ke tengah dan tidak ada yang bisa dimintai pertolongan.
"Selama terapung di laut lepas ke empat nelayan tersebut berusaha untuk bertahan hidup dengan cara makan ikan kering yang dipancing dan minum air laut, sampai akhirnya pada 18 Juli 2019 terlihat oleh perahu rumpon Berkah Dunia yang dinahkodai Tamrin (49) Nelayan asal Dusun Marana Sinjai Timur Sulsel.
Pada perairan Samudra Hindia di posisi Lintang Selatan 11.07 Bujur Timur 115.12 untuk selanjutnya di ajak naik ke perahu untuk diberikan pertolongan baik makan maupun minum dan selanjutnya pada 23 Juli 2019 diajak untuk merapat ke perairan Pantai Kedonganan sambil menarik perahu korban dan tiba pada 25 Juli 2019 tiba di perairan Pantai Kedonganan pada pukul 22.30 WITA.
[pilihan-redaksi2]
"Selanjutnya mereka dirapatkan di pos Polair kedonganan untuk dimintai keterangan lebih lanjut," kata Joksan Magang (Jack), Pria yang menampung keempat nelayan tersebut saat ditemui di Mess Gereja Diaspora, Jalan Puri Gading Jimbaran.
"Selanjutnya mereka dirapatkan di pos Polair kedonganan untuk dimintai keterangan lebih lanjut," kata Joksan Magang (Jack), Pria yang menampung keempat nelayan tersebut saat ditemui di Mess Gereja Diaspora, Jalan Puri Gading Jimbaran.
Rencananya mereka akan dipulangkan ke Kupang. Sementara ini kami masih saling koordinasi dengan keluarga NTT (Soe dan Alor) yang berada di Bali. "Kebetulan kapal mereka domisili atau berangkat dari pelabuhan Oeba Kupang," kata Jack.
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3766 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1706 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026