Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Diduga Akibat Percikan Api Pembakaran Sampah, Pura Puseh Desa Banyubiru Terbakar
Selasa, 3 September 2019,
14:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com, Jembrana. Kepulan asap berasal dari Pura Puseh di Banjar Banyubiru Kauh, Desa Banyubiru Kecamatan Negara, Jembrana mengagetkan warga sekitar Pura setempat Senin (02/09/2019) sekitar pukul 15.30 WITA.
[pilihan-redaksi]
Asap tersebut berasal dari terbakarnya atap 6 pelinggih di pura puseh tersebut, sejumlah warga langsung berusaha memadamkan api. Agar api tidak meluas, Petugas pemadam didatangkan dengan 4 unit kendaraan untuk membantu memadamkan api.
Asap tersebut berasal dari terbakarnya atap 6 pelinggih di pura puseh tersebut, sejumlah warga langsung berusaha memadamkan api. Agar api tidak meluas, Petugas pemadam didatangkan dengan 4 unit kendaraan untuk membantu memadamkan api.
Menurut keterangan salah satu saksi Nyoman Jaya Drata (55) asal Banyubiru, sekitar pukul 15.30 WITA, ia berada di rumah menonton tv, kemudian menantunya memanggil memberitahukan bahwa ada asap di Pura Puseh, kemudian ia mengambil kunci gerbang pura bersama warga lainnya.

Setiba di dalam pura dilihat api sudah membakar atap ijuk Pelinggih Meru Tumpang Pitu dan merembet ke atap Pelinggih Gedong, Pelinggih Pepelik, Pelinggih Ulun Danu, Pelinggih Taksu dan Pelinggih Sri Sedana.
Warga sekitar berupaya memadamkan api, sambil menunggu mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas pemadam dibantu oleh warga berusaha memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lainnya.
"Kita kerahkan 4 unit kendaraan pemadam untuk memadamkan api. Upaya pemadaman dilakukan selama kurang kebih 2 jam," terang Petugas Pemadam I Putu Pranajaya di lokasi.
Sebelum diketahuinya kebakaran, salah satu saksi mengetahui ada orang yang membakar sampah di sebelah timur Pura Puseh yang berjarak kurang lebih 14 Meter, yang diketahui berinisial Z yakni pedagang setempat.

[pilihan-redaksi2]
Dari informasi polisi, keterangan dari Z yang membakar sampah, menjelaskan bahwa pada pukul 15.00 WITA, awalnya ia mencari kayu bakar di kebun milik Rio Motor sambil membakar sampah di seputaran kebun, kemudian sekitar pukul 16.00 WITA, ia meninggalkan kebun, pada saat itu api sudah dalam keadaan mati, kemudian sehabis sholat ia kembali ke kebun dan dilihat api sudah membakar bangunan Pura Puseh di sebelah kebun. Selanjutnya ia memberitahukan kejadian tersebut kepada salah satu saksi.
Dari informasi polisi, keterangan dari Z yang membakar sampah, menjelaskan bahwa pada pukul 15.00 WITA, awalnya ia mencari kayu bakar di kebun milik Rio Motor sambil membakar sampah di seputaran kebun, kemudian sekitar pukul 16.00 WITA, ia meninggalkan kebun, pada saat itu api sudah dalam keadaan mati, kemudian sehabis sholat ia kembali ke kebun dan dilihat api sudah membakar bangunan Pura Puseh di sebelah kebun. Selanjutnya ia memberitahukan kejadian tersebut kepada salah satu saksi.
Dari hasil olah TKP sementara, penyebab kebakaran diduga bersumber dari api pembakaran sampah yang berlokasi kurang lebih 14 Meter di sebelah timur Pura Puseh Desa Banyubiru. Obyek yang terbakat diantaranya, Pelinggih meru tumpang pitu, pelinggih Gedong Brahma, Pelinggih Pepelik, Pelinggih Ulun Danu, Pelinggih Taksu, dan pelinggih Sri Sedana.
Atas kejadian tersebut nihil korban jiwa, melainkan hanya kerugian materiil diperkirakan sebesar Rp 1.300.000.000, untuk bangunan bagian atas baturan. (bbn/Jim/rob)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026