Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Ketua TP PKK Bali Ajak Kaum Wanita Tidak Melupakan Akarnya Sebagai Ibu Rumah Tangga
Senin, 16 September 2019,
23:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster mengajak kaum wanita, khususnya di Bali agar tidak melupakan 'akarnya' sebagai ibu rumah tangga.
[pilihan-redaksi]
Bahwa jangan sampai atas nama emansipasi, seorang perempuan lantas mengejar karir setinggi-tingginya sampai melupakan peran dalam rumah tangga.
Bahwa jangan sampai atas nama emansipasi, seorang perempuan lantas mengejar karir setinggi-tingginya sampai melupakan peran dalam rumah tangga.
"Padahal peran seorang ibu rumah tangga itu merupakan benteng pertahanan, untuk mencetak calon pemimpin dan SDM yang unggul. Di sanalah peran terpenting seorang ibu," kata Ny Putri Koster dalam dialog Bersama Bali TV bertajuk 'Revitalisasi Peranan Ibu Dalam Rumah Tangga', yang berlangsung Senin (16/9) petang.
Dalam dialog yang disiarkan pada program 'Perempuan Bali Bicara', Ny Putri Koster mengingatkan para wanita masa kini untuk tidak kebablasan dalam memaknai emansipasi wanita. "Emansipasi adalah memaksimalkan peran ibu dalam rumah tangga. Satu yang diperlukan wanita adalah penghargaan atas upaya dan kewajibannya di rumah tangga. Pencapaian tertinggi seorang wanita adalah menjadi ibu rumah tangga yang baik dan anggota keluarga yang lain perlu menghargai hal ini," jelas wanita yang akrab disapa Bunda Putri tersebut.
Lebih jauh, Ny Putri Koster mengatakan, sesungguhnya di Bali yang disebut emansipasi wanita atau peranan wanita tidaklah menjadi persoalan yang patut mendapatkan perhatian khusus.
"Perempuan Bali, sudah mendapatkan perannya yang khusus. Perempuan Bali sudah dikenal dengan etos kerjanya yang tinggi. Mungkin bisa dikatakan perannya dibandingkan laki-laki hampir setara, misalnya suaminya mencari nafkah istrinya menjaga keharmonisan keluarga. Begitupun di masyarakat, tanggung jawabnya hampir setara," katanya.
Dia melanjutkan, konsep kesetaraan itu mungkin sudah dijalankan sejak zaman dahulu di Bali sehingga hal tersebut sudah mengakar, dimana dalam ajaran agama Hindu pun peran wanita sangat dihargai.
Selain itu, Ny Putri Koster menyampaikan bahwa seorang ibu rumah tangga merupakan suatu profesi yang sangat mulia, mengingat ibu memegang peran yang amat penting, khususnya dalam menjaga keharmonisan rumah tangga, pendidikan dan pembentukan karakter anak.
[pilihan-redaksi2]
Ketiga poin itu bukanlah perkara yang mudah, terutama dalam hal mendidik anak, maka dibutuhkan ilmu dan cara yang baik dalam melakukannya. Peran ini hanya dapat dilakukan seorang ibu dan tidak dapat digantikan oleh siapapun juga.
Untuk itu, Ny Putri Koster sangat mengapresiasi para ibu yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga yang mencurahkan semua waktunya untuk merawat anak dan keluarga, sehingga sudah sepatutnya seorang ibu merasa bangga jika menjadi ibu rumah tangga.
"Untuk itu, saya berharap seluruh wanita di Bali menyadari potensi dirinya sendiri sehingga mampu membawa keluarga menjadi keluarga yang harmonis dan tentunya dapat mencetak SDM yang berkualitas. Untuk mencapai hal itu, tentunya harus disinergikan dengan peran laki-laki dalam rumah tangga. Karena tidak akan ada wanita yang hebat jika tidak ada laki-laki yang kuat, jadi keduanya ini harus bersinergi dan satu komitmen," ujar Ny Putri Suastini. (bbn/humasbali/rob)
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2724 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2020 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1956 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026