Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Dewan Minta Eksekutif Antisipasi Jalur Perlintasan Jebol Sebelum Datang Musim Hujan
Rabu, 25 September 2019,
22:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, I Gede Dana didampingi Wakil Ketua, I Nengah Sumardi bersama Komisi III meninjau jalur perlintasan yang jebol akibat terjangan lahar hujan beberapa bulan lalu di wilayah Butus, Desa Bhuanagiri, Bebandem, Karangasem, Rabu (25/09/2019).
[pilihan-redaksi]
Dewan khawatir tetang kondisi perlintasan tersebut pasalnya beberapa bulan lagi akan memasuki musim penghujan apabila terus dibiarkan seperti ini ketika terjadi aliran air hujan dari hulu maka dipastikan jalan perlintasan ini akan hanyut.
Dewan khawatir tetang kondisi perlintasan tersebut pasalnya beberapa bulan lagi akan memasuki musim penghujan apabila terus dibiarkan seperti ini ketika terjadi aliran air hujan dari hulu maka dipastikan jalan perlintasan ini akan hanyut.
Jika hal ini sampai terjadi, tentunya yang dirugikan banyak pihak disamping terdapat sejumlah Galian C di bagian atas, juga akan berimbas terhadap warga dan anak–anak sekolah yang harus memutar berkilo kilo meter jauhnya untuk pergi ke sekolah.
Oleh sebab itu, Ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana sebelum semuanya terjadi, hendaknya pihak eksekutif melakukan antisipasi. Jangan sampai setelah kejadian baru pusing.
“Ini kondisinya sudah parah, mestinya di daerah ini kan banyak sumber pendapatan seharusnya bisa ditata dengan baik,” kata Gede Dana.
Harapan senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD, I Nengah Sumardi. Dirinya mengaku sebelumnya sempat menindaklanjuti laporan dari warga terkait dengan kondisi perlintasan tersebut. Setelah laporan tersebut, pihaknya berulang kali sempat berkoordinasi dengan Dinas PUPR, bahkan memberikan masukan agar dibuatkan berupa rancangan jembatan karena jika rancangannya tetap seperti saat ini berupa perlintasan senderan maka hasilnya akan sama saja seperti sebelumnya ketika kembali terjadi aliran akan meluber dan jebol lagi. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026