Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 27 Juli 2026
Penyaluran Dana KUR di Bali Dominan Terserap Sektor Perdagangan
Kamis, 26 September 2019,
22:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pembiayaan penyaluran dana KUR oleh perbankan saat ini di Bali sebagian besar disalurkan ke sektor perdagaan karena dipandang oleh pihak Bank memiliki kemampuan membayar yang terukur.
[pilihan-redaksi]
Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali Nusa Tenggara, Rochman Pamungkas, Rabu (25/9) di Sanur, Denpasar, Bali mengatakan secara analisis kemampuan membayar tersebut kemungkinan dipandang memang sektor perdagangan lebih terukur jika dibandingkan dengan pergerakan dalam sektor-sektor lain.
Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali Nusa Tenggara, Rochman Pamungkas, Rabu (25/9) di Sanur, Denpasar, Bali mengatakan secara analisis kemampuan membayar tersebut kemungkinan dipandang memang sektor perdagangan lebih terukur jika dibandingkan dengan pergerakan dalam sektor-sektor lain.
Misalnya, kata dia di sektor pertanian memiliki resiko yang sangat tinggi seperti, tanaman Jagung, bawang dan tanaman jenis lain-lainnya tentu usaha tersebut ditentukan oleh faktor cuaca.
"Jika seandainya orang yang membiayai ini tidak mengerti mengenai pertanian mungkin tidak akan bisa mengukur kemampuannya. Maka dari itu, resiko di sektor pertanian dipandang oleh perbankan saat ini masih tinggi," ujarnya.
Sebenarnya penyaluran dana KUR oleh perbankan semestinya mampu membiayai sektor-sektor hulu yang nantinya akan mampu memberi penambahan sektor ekonomi.
[pilihan-redaksi2]
"Penyaluran dana KUR, sebenarnya harus membiayai sektor-sektor hulu seperti, di sektor Pertanian, Perikanan, Perkebunan yang nantinya akan dapat menambah pertumbuhan ekonomi sebenarnya. Akan tetapi, dalam prakteknya masih terkendala di pengukuran yaitu di dalam kemampuan membayar tersebut. Jadi, jika dilihat saat ini tidak begitu banyak bank-bank yang mengerti Perkebunan," bebernya.
"Penyaluran dana KUR, sebenarnya harus membiayai sektor-sektor hulu seperti, di sektor Pertanian, Perikanan, Perkebunan yang nantinya akan dapat menambah pertumbuhan ekonomi sebenarnya. Akan tetapi, dalam prakteknya masih terkendala di pengukuran yaitu di dalam kemampuan membayar tersebut. Jadi, jika dilihat saat ini tidak begitu banyak bank-bank yang mengerti Perkebunan," bebernya.
Jika dibandingkan dengan sektor perdagangan tentunya barangnya hanya itu-itu saja yang nilainya tinggal ditambahkan saja. "Misalnya saya beli barang dengan harga Rp 100 kemudian dijual dengan harga Rp 120. Jika dilihat secara barangnya tentu di sektor perdagangan tidak akan bertambah hanya menambahkan nilainya saja. Sedangkan untuk jumlahnya tentu tetap," katanya. (bbn/aga/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3871 Kali
02
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1985 Kali
03
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1853 Kali
04
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1753 Kali
05
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1533 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026