Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 26 Oktober 2026
Penyaluran Dana KUR di Bali Dominan Terserap Sektor Perdagangan
Kamis, 26 September 2019,
22:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pembiayaan penyaluran dana KUR oleh perbankan saat ini di Bali sebagian besar disalurkan ke sektor perdagaan karena dipandang oleh pihak Bank memiliki kemampuan membayar yang terukur.
[pilihan-redaksi]
Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali Nusa Tenggara, Rochman Pamungkas, Rabu (25/9) di Sanur, Denpasar, Bali mengatakan secara analisis kemampuan membayar tersebut kemungkinan dipandang memang sektor perdagangan lebih terukur jika dibandingkan dengan pergerakan dalam sektor-sektor lain.
Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali Nusa Tenggara, Rochman Pamungkas, Rabu (25/9) di Sanur, Denpasar, Bali mengatakan secara analisis kemampuan membayar tersebut kemungkinan dipandang memang sektor perdagangan lebih terukur jika dibandingkan dengan pergerakan dalam sektor-sektor lain.
Misalnya, kata dia di sektor pertanian memiliki resiko yang sangat tinggi seperti, tanaman Jagung, bawang dan tanaman jenis lain-lainnya tentu usaha tersebut ditentukan oleh faktor cuaca.
"Jika seandainya orang yang membiayai ini tidak mengerti mengenai pertanian mungkin tidak akan bisa mengukur kemampuannya. Maka dari itu, resiko di sektor pertanian dipandang oleh perbankan saat ini masih tinggi," ujarnya.
Sebenarnya penyaluran dana KUR oleh perbankan semestinya mampu membiayai sektor-sektor hulu yang nantinya akan mampu memberi penambahan sektor ekonomi.
[pilihan-redaksi2]
"Penyaluran dana KUR, sebenarnya harus membiayai sektor-sektor hulu seperti, di sektor Pertanian, Perikanan, Perkebunan yang nantinya akan dapat menambah pertumbuhan ekonomi sebenarnya. Akan tetapi, dalam prakteknya masih terkendala di pengukuran yaitu di dalam kemampuan membayar tersebut. Jadi, jika dilihat saat ini tidak begitu banyak bank-bank yang mengerti Perkebunan," bebernya.
"Penyaluran dana KUR, sebenarnya harus membiayai sektor-sektor hulu seperti, di sektor Pertanian, Perikanan, Perkebunan yang nantinya akan dapat menambah pertumbuhan ekonomi sebenarnya. Akan tetapi, dalam prakteknya masih terkendala di pengukuran yaitu di dalam kemampuan membayar tersebut. Jadi, jika dilihat saat ini tidak begitu banyak bank-bank yang mengerti Perkebunan," bebernya.
Jika dibandingkan dengan sektor perdagangan tentunya barangnya hanya itu-itu saja yang nilainya tinggal ditambahkan saja. "Misalnya saya beli barang dengan harga Rp 100 kemudian dijual dengan harga Rp 120. Jika dilihat secara barangnya tentu di sektor perdagangan tidak akan bertambah hanya menambahkan nilainya saja. Sedangkan untuk jumlahnya tentu tetap," katanya. (bbn/aga/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026