Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Tumpek Kandang, Gubernur Koster Lepas Tukik di Yeh Gangga
BERITABALI.COM, TABANAN.
Memperingati Hari Raya Tumpek Kandang pada Sabtu (12/10), Gubernur Bali Wayan Koster melaksanakan pelepasan Tukik (Anak Penyu) di Pantai Desa Yeh Gangga, Tabanan. Hadir pula dalam kegiatan ini Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama dan Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya.
[pilihan-redaksi]
Kegiatan yang diawali persembahyangan "Angurip Pramana Segara Kertih" di-puput oleh Ida Shri Bhagawan Putra Nata Nawa Wangsa Pemayun ini menurut Gubernur Koster, merupakan wujud nyata pelaksanaan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Yakni menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya.
Visi tersebut kata Gubernur Koster dimaksudkan untuk menata secara fundamental dan komprehensif pembangunan Bali yang mencakup tiga aspek utama, yaitu alam, krama dan kebudayaan Bali berdasarkan nilai-nilai Tri Hita Karana yang berakar dari kearifan lokal Sad Kerthi. Yang terdiri dari Atma Kerthi, Wana Kerthi, Danu Kerthi, Segara Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi.
Kemudian menurut Gubernur Koster, kegiatan yang dilaksanakan pada saat ini sebagai salah satu bentuk mengimplementasikan Segara Kerthi. "Kita hidup di dunia harus menjaga keharmonisan alam Bali beserta isinya. Tidak hanya dengan manusia, tapi juga tumbuhan, hewan dan yang lainnya, baik sekala maupun niskala," kata Gubernur asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng ini.
Gubernur Koster menambahkan, masyarakat Bali secara turun temurun sebetulnya telah diajarkan oleh para leluhur untuk menjaga, menyayangi semua mahluk yang ada. Dikatakan Gubernur Koster, kehidupan ini diciptakan untuk sama-sama memberi manfaat. Untuk itu, secara bersama-sama harus menjaganya dengan baik.
[pilihan-redaksi2]
"Sebelum dilepas, Tukik di-upakarai terlebih dahulu. Tidak hanya dilepas begitu saja, namun agar tetap bisa bertahan hidup di alam lepas. Warisan yang baik ini akan kita jalankan dalam visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Sehingga alam Bali beserta isinya bisa terjaga dengan baik. Karena kita ketahui, orang Bali diajarkan oleh leluhur untuk menyayangi semua yang ada di dunia. Kehidupan ini diciptakan sama-sama memberi manfaat. Untuk itu kita harus kelola isi kehidupan ini dengan baik," ungkapnya.
Selanjutnya Gubernur Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini menjelaskan, bahwa fokus kebijakan Pemerintah Provinsi Bali saat ini untuk menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali dengan menata fundamental pembangunan Bali secara komprehensif.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan