Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Apung Pelestari Ayam Bali (3): Ayam Kesayangan Sering Dipotong untuk Caru
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sejak kecil Apung mengaku sangat menyukai ayam Bali. Ia memiliki banyak ayam dan beternak ayam di rumahnya. Dalam perjalanan waktu banyak orang yang sering meminta ayam-ayam kesayangannya untuk dipakai upacara.
"Perencanaan saya awalnya memelihara ayam untuk hobi, bukan untuk dipakai upakara. Saya lihat ayam unik dan lucu kemudian saya sayangi ayam itu. Tapi saudara dan temen kemudian minta untuk dipakai upakara. Sudah sering ayam yang saya sayangi dan saya manja diminta dan dipotong untuk keperluan upakara. Di sana saya belajar dari sulinggih, itu namanya beryadnya, berkorban suci tulus ikhlas, itulah perbuatan Dharma. Setelah itu saya selalu kasih jika ada yang minta ayam saya dipakai untuk upacara," ujarnya.
Untuk mengembangbiakkan ayam Bali, Apung menyilangkan ayam betina dan jantan. Dari beberapa butir telur, biasanya Apung hanya mendapat dua ekor anak ayam.
"Induknya saya jual, kemudian anaknya saya silangkan lagi. Menurut teman saya, saya itu seorang "breeder" untuk mencari jenis atau bentuk ayam tertentu, "breeding" untuk mendapat fenotip F 1 sampai F sekian yang sesuai induk atau harapan kita,"ujarnya.
Apung berharap upaya melestarikan ayam Bali diikuti warga lain di Bali. Caranya mudah, yakni setiap rumah di Bali memelihara minimal satu ekor ayam Bali.
"Kebutuhan ayam di Bali cukup tinggi, minimal memakai satu ekor ayam untuk upacara "caru". Itu (caru) yang membuat harmoni Pulau Dewata, "paradise island". "Paradise" itu diciptakan orang Bali dengan cara "mecaru" untuk menyucikan wilayahnya," sebutnya.
.jpg)
Ia menambahkan seluruh Bali disucikan dengan upacara mecaru saat tahun baru Caka, agar seluruh bali harmonis disucikan dan mecaru itu untuk menyucikan Jagat Bali. "Jadi dengan caru ayam Bali membuat dunia seimbang, nyaman, dan harmonis," pungkasnya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan