Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Produk Pameran Badung Menjadi Pusat Perhatian di Peringatan Hari Pangan Sedunia
BERITABALI.COM, BADUNG.
Serangkaian Puncak Hari Pangan Sedunia (HPS) XXXIX Tingkat Nasional Tahun 2019 yang diselenggarakan di Lapangan MTQ Kota Kendari Sulawesi Tenggara pada tanggal 2-5 November 2019, Kabupaten Badung turut berpartisipasi dalam memperkenalkan berbagai produk yang merupakan hasil olahan Kelompok Wanita Tani (KWT), Kelompok Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) maupun dari Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA).
[pilihan-redaksi]
Bahkan produk-produk yang dipamerkan oleh Kabupaten Badung ini menjadi pusat perhatian para pengunjung pameran. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Setda Badung I Gst. Ngr. Gunawan yang turut mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung.
Lebih lanjut Kabag Gunawan mengatakan produk yang dipamerkan dalam kegiatan tersebut merupakan produk olahan pangan di Kabupaten Badung yang diwakili oleh KWT Merta Sari Petang, KWT Santi Rahayu Kuta Selatan, UP2K Bogenfile Kuta Utara dan KTNA Kabupaten Badung.
Produk-produk yang berhasil menjadi pusat perhatian diantaranya adalah asparagus, Kopi Petang, hasil olahan keladi dan hasil olahan mangrove. Banyak pengunjung belum mengetahui buah mangrove bisa diolah menjadi stik, kripik, cookies, coklat bahkan sabun cuci.
"Selama ini orang taunya mangrove hanya berfungsi untuk mencegah abrasi, tapi buahnya ternyata bisa diolah menjadi makanan." tegasnya.
Dengan adanya pameran di Hari Pangan Sedunia ini, Gunawan juga berharap dapat memperkenalkan potensi sumber daya keanekaragaman pangan yang dimiliki oleh Badung sekaligus sebagai sarana promosi dan perdagangan produk unggulan pangan tersebut sehingga nantinya akan sangat bermanfaat dalam mewujudkan ketahanan pangan.
Hal ini sesuai dengan tujuan penyelenggaraan HPS yang merupakan sebagai salah satu upaya untuk menggerakkan dan mendorong usaha penyelenggaraan pangan yang berkelanjutan dengan memaksimalkan peran masing-masing pemangku kepentingan dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan nasional menuju Indonesia lumbung pangan dunia 2045.
Kabag SDA juga menambahkan Hari Pangan Sedunia diperingati setiap tanggal 16 Oktober oleh setiap negara untuk meningkatkan kesadaran dan tindakkan masyarakat dunia terhadap kelaparan dan kekurangan gizi dunia. Di Indonesia sendiri peringatan HPS ini diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian dimana tahun ini mengambil tema "Teknologi Industri Pertanian dan Pangan Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045".
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan