Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Alami Kelainan Jantung dan Gizi Buruk, Bayi 2 Bulan Tergolek Lemas di RSUD Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Bayi perempuan berusia dua bulan terbaring lemah di salah satu ruangan perswatan RSUD Karangasem setelah didiagnosa menderita Gizi Buruk dan Kelainan Jantung.
[pilihan-redaksi]
Ni Putu Ita Krisnadewi begitu pasangan suami istri, Kadek Ariasa (36) dan Desak Gede Sasih (35) warga Banjar Galiran, Kelurahan Subagan, Karangasem memberikan nama untuk buah hatinya itu.
Air mata sang ibu tak terbendung lagi melihat kondisi putri pertamanya tersebut, bagaimana tidak ibu mana yang tak sedih menyaksikan buah hatinya tergolek lemah tak berdaya dengan selang oksigen terpasang pada hidung dan selang infus menancap di pergelangan tangannya.
Diceritakan Desak, sebelum putrinya dinyatakan mengalami gizi buruk dan kelainan pada jantung. Awalnya sekilas bayinya nampak normal. Waktu itu, Desak pertama kali memeriksakan kondisi Bayi Krisnadewi ke Puskesmas Karangasem. Dari hasil pemeriksan bayinya dikatakan mengalami gizi buruk dan ada gangguan pada paru-parunya.
Oleh Dokter Puskesmas yang menanganinya saat itu, bayi Krisnadewi kemudian dirujuk untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut ke RSUD Karangasem. Dari hasil diagnosa sementara, bayi Krisnadewi mengalami gizi buruk dan gangguan pada jantungnya.
“Rencananya anak saya ini akan dirujuk ke RSUP Sanglah untuk penanganan lebih lanjut," kata Desak sembari menggendong putrinya tersebut ketika rombongan Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri datang menjenguk kondisi bayi mungil itu.
Kepada Bupati Mas Sumatri, Desak mengungkapkan kegundahannya atas rencana perujukan bayinya ke RSUP Sanglah. Pasalnya kondisi perekonomian pasangan yang sudah menikah selama tiga tahun ini bisa dibilang berada di bawah garis kemiskinan.
Untuk hidup dan makan sehari-hari saja, Desak sering berhutang, mirisnya Desak dan suaminya tidak memiliki KTP dan Kartu Keluarga.
Mengetahui keadaan pasangan muda ini, Bupati Mas Sumatri sontak merasa sangat prihatin, disana Mas Sumatri langsung meminta serta meminta kepada Disdukcapil agar segera memprosesnya dengan waktu selama dua jam.
“Kami Pemerintah Daerah Karangasem sudah megambil langkah-langkah untuk membantu pengobatan bayi ini. Dan rencananya besok akan dirujuk ke RSUP sanglah. Saya akan pantau terus perkembangannya!” ujar Bupati Mas Sumatri.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan