Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Balapan MotoGP di Sirkuit Mandalika Akan Diumumkan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Perkembangan pembangunan sirkuit di Mandalika Lombok hingga kini mencapai 30 persen dengan pelaksanaan 2 pekerjaan mulai dari pekerjaan dasar dan pekerjaan aspal yang ditarget pada akhir 2020
[pilihan-redaksi]
"Sirkuit telah kita mulai bangun pada akhir September, yang sampai saat ini progres pembangunanya telah 30 persen.Jalur telah dibikin dan digali 1 meter yang nantinya akan diisi geosell, untuk penahan settlement," jelas Direktur Utama ITDC, Abdulbar M.Mansoer di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Sabtu (16/11) lalu.
Dalam pelaksanaan proyek telah memakai dua kontraktor seperti, Wika yang menggarap pekerjaan dasar seperti menggali dan membentuk badan jalan sedangkan Waskita Karya melakukan tahap pengaspalan sampai selesai.
"Pada Januari Waskita Karya akan memulai tahap pengasapalannya,"ujarnya.
Disebutkan akhir 2020 sudah harus rampung, yang pada 2021 akan dilakukan tes pramusim sekitar Februari sampai Maret. Sedangkan terkait kapan akan digelar pelaksanaan balapan, akan diumumkan pada Agustus 2020 mendatang terutama untuk mengetahui kapan akan dilaksanakan balapan MotoGP di Mandalika.
"Kemungkinan akan dilaksanakan pada akhir tahun, bukan diawal tahun pelaksanaan," tutupnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2803 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2030 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1975 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun