Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
5 KK Transmigran Buleleng ke Sumba Timur Resmi Dilepas
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebanyak lima Kepala Keluarga (KK) dengan total 20 anggota keluarga transmigran asal Buleleng menuju Sumba Timur secara resmi dilepas.
[pilihan-redaksi]
Sebelum menuju lokasi transmigrasi, pada Minggu 24 Nopember 2019 nanti transmigran akan diberangkatkan menuju Denpasar untuk pemeriksaan kesehatan dan pemberian perlengkapan.
Kelima KK transmigran asal Buleleng secara resmi dilepas oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng, Ni Made Dwi Priyanti Putri Koriawan, SE, mewakili Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST, di Aula Kantor Disnaker Kabupaten Buleleng, Rabu (20/11).
Kemudian pada Senin, 25 November 2019 transmigran asal Buleleng bersama dengan seluruh transmigran asal Bali akan dilepas secara resmi oleh Gubernur Bali. Ditemui usai pelepasan, Kadis Dwi Priyanti menjelaskan sebenarnya peminat program transmigrasi di Kabupaten Buleleng cukup banyak.
Tetapi kuota yang disediakan untuk Provinsi Bali, khususnya di Kabupaten Buleleng sangat terbatas. Begitu pula, banyak yang masih belum memenuhi syarat. Akhirnya setelah dilakukan seleksi serta kelengkapan dokumen, lima KK dinyatakan lulus.
“Sebelum kami menerima pendaftaran, kami cek terlebih dahulu lokasi yang diinfokan dari pemerintah pusat yaitu di Sumba Timur, kemudian baru kami sosialisasikan,” jelasnya.
Hal yang melatarbelakangi warga yang ingin bertransmigrasi, lanjut Dwi Priyanti, kebanyakan dari mereka ingin merubah pola hidup. Mengembangkan ilmu pertanian yang dimiliki dan harapan dapat meningkatkan derajat keluarga yang tinggi juga menjadi alasan. Selain itu juga, salah satu faktor yang mendorong transmigran yaitu karena faktor ekonomi. Hal ini dikarenakan sebagian besar transmigran merupakan keluarga yang kurang mampu.
Dana untuk keberangkatan transmigran ini bersumber dari pemerintah pusat. Tugas Disnaker Buleleng hanya mensosialisasikan dan menyiapkan transmigrannya saja. Dengan tetap meperhatikan kuota yang diberikan dari Pemerintah Provinsi.
“Kami berharap semoga di daerah yang baru mereka bisa beradaptasi dengan penduduk lokal di sana, dan tetap menjaga nama baik Buleleng,” ujar Dwi Priyanti.
Sementara itu, ditemui di lokasi yang sama, salah satu warga transmigran, I Gede Ariyasa asal Desa Galungan, Kecamatan Sawan mengungkapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng. Dengan difasilitasi pemerintah, warga transmigran yang akan menuju Sumba Timur bisa diberangkatkan.
“Tujuan saya bertransmigrasi adalah untuk menambah aset, dan merubah pola hidup yang sebelumnya di kampung, saya sering bermalas-malasan, semoga di daerah yang baru bisa lebih mengembangkan diri,” tandasnya.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan