Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Program Sampah Online Tabanan Tunggu Gedung dan Pembelian Alat
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pemkab Tabanan mengembangkan program layanan sampah online mirip Gojek yang dinamakan Garbace Startup (GS). Untuk sistem aplikasi, program ini yang telah menelan anggaran Rp 100 juta dan akhir November 2019 dijadwalkan akan rampung.
[pilihan-redaksi]
Setelah itu tinggal membuat infrastruktur di tahun 2020 sehingga diperkirakan tahun 2021 sudah bisa dijalankan. Bahkan saat ini Pemkab Tabanan tengah menyiapkan lahan untuk membangun infrastruktur.
Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Tabanan (Bapelitbang), Ida Bagus Wiratmaja menjelaskan, sistem aplikasi yang anggarannya mencapai Rp 100 juta sedang proses. Mengingat ada banyak kajian dalam membangun GS online ini.
"Akhir November ini aplikasi sudah rampung," ujarnya, Rabu (20/11).
Kata dia, aplikasi ini akan bekerjasama dengan desa yang telah memiliki Bumdes. Sebab yang siap menjalankan aplikasi GS online harus siapkan lahan untuk membuat TPS dengan luas tanah sekitar 5 are.
"Sudah ada 7 desa yang siap. Tujuh desa yang siap ini adalah yang sudah dilayani Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan sebelumnya," tegas Wiratmaja.
Jelas dia, setelah sistem aplikasi rampung, akan dilanjutkan pembangunan infrastruktur, mulai dari menyiapkan lahan, pembangunan gedung dan membeli mesin dengan total biaya Rp 1 miliar. Pembelian mesin untuk mengolah sampah organik akan dijadikan pupuk, sampah plastik dicacah dan dijadikan pelet.
"Lahan kami siapkan di sebelah Timur TPA sekarang seluas 1,2 hektar untuk anggaran lahan masih negosiasi," imbubnya.
Dengan sudah menyiapkan infrastruktur barulah di tahun 2021 program bisa jalan. Dimana tenaga yang akan melayani disiapkan langsung oleh Pemerintah Tabanan.
"Tenaga yang diajak adalah tenaga yang sudah bekerja di DLH yang tidak mengganggu tugas pokok mereka dan menggunakan kendaraan masing-masing untuk melayani. Jadi tengah berproses dan target tahun 2021 sudah rampung," tandasnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan