Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Antisipasi Musim Hujan, Sekda Badung Minta Tetapkan Peta Rawan Bencana
BERITABALI.COM, BADUNG.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung mengelar rapat Koordinasi Persiapan Antisipasi Musim Hujan yang dilaksanakan di Gedung Kriya Gosana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Senin (25/11).
Dalam rapat yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung, Wayan Adi Arnawa melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemda Badung dan lintas terkait dalam penanganan kebencanaan, seperti TNI, Polri, PMI, SAR, Rapi. Pada kesempatan itu, Sekda Adi Arnawa menyambut baik diadakan rakor dalam penanggulangan bencana.
“Kami menyambut baik kegiatan ini. Mudah-mudahan dengan diadakan rakor ini dapat meningkatkan koordinasi antar OPD di lingkungan Pemda Badung di samping juga dengan lintas terkait dalam penanganan kebencanaan,” ungkapnya.
Menurutnya, dalam penanggulangan bencana harus ada sinergi antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. Hal ini sesuai dengan lambang segitiga biru pada logo BNPD/BPBD, yakni bahwa BPBD tidak bisa bekerja sendiri, melainkan harus sinergitas bersama pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, karena mesti bersatu dengan ketiganya, sehingga bisa membantu satu sama lain.
Dalam kesempatan itu, Sekda Adi Arnawa juga menekankan aksi yang harus dilakukan oleh BPBD Kabupaten Badung dan perangkat daerah terkait, termasuk Camat, Perbekel dan Lurah.
“Kami minta tetapkan peta rawan bencana terutama banjir dan longsor per desa, per kecamatan,” tegasnya.
Tak hanya itu, Sekda Adi Arnawa juga meminta BPBD Badung memetakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki BPBD Badung.
“Hitung masyarakat yang tinggal di wilayah bencana, buat perencanaan yang matang, lakukan apel kesiapsiagaan dan simulasi,” tegasnya lagi.
Rapat diawali dengan paparan plt Kalaksa BPBD Kab. Badung yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Kedaruratan Dan Logistik Ni Nyoman Ermy Setiari yang dalam pemaparannya menyampaikan bahwa dasar terselenggaranya kegiatan Rakor adalah informasi musim awal penghujan oleh BMKG dan Surat Kawat Mendagri tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Penghujan, Surat Kepala BNPB No. B-1543/KA.BNPB/PK.03.02/10/2019 tentang Pengurangan Risiko Bencana dan Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan 2019-2020 serta Surat Deputi Bidang Pencegahan BNPB tentang Himbauan Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Penghujan.
Pada kesempatan tersebut juga dipaparkan kondisi kebencanaan di Indonesia dan di Kabupaten Badung, dimana penanggulangan bencana tidak hanya dilakukan saat tanggap darurat, ada tiga fase penanggulangan bencana, yaitu Pra Bencana, Saat Tanggap Darurat dan Pasca Bencana.
“Sesuai arahan Bapak Presiden bahwa penekanan saat ini adalah lebih memfokuskan ke arah pengurangan resiko bencana dan juga penekanan bahwa simulasi dan pelatihan secara berkala,” pungkasnya.
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan