Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Jenazah Misterius di Lereng Gunung Agung Diotopsi di RSUP Sanglah
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Jenazah tanpa identitas yang ditemukan oleh warga Dusun Bhuana Kerta, Desa Bhuanagiri, Kecamatan Bebandem, Karangasem dalam kondisi membusuk di kawasan hutan lereng Gunung Agung dikirim ke RSUP Sanglah pada Rabu pagi (12/02/2020).
[pilihan-redaksi]
Jenazah dengan kondisi yang sudah tidak utuh tersebut dikirim pagi ini untuk dilakukan otopsi ke RSUP Sanglah setelah sempat dititipkan selama satu malam di kamar jenazah RSUD Karangasem pasca dievakuasi dari lokasi penemuan.
“Jenazah sedang diotopsi, sudah dikirim pagi ini ke RSUP Sanglah,” terang Kapolsek Bebandem, AKP. I Wayan Sukarita saat dikonfirmasi media ini.
Sementara itu hingga berita ini ditulis, informasi yang dihimpun dalam proses otopsi di RSUP Sanglah dikabarkan sudah berlangsung. Hanya saja untuk informasi lebih lanjut mengenai hasil otopsi belum bisa diperoleh karena menurut informasi masih dibutuhkan pemeriksaan lebih lamjut.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, identitas jenazah tersebut masih belum diketahui, disamping karena tidak ada identitas, kondisi jenazah yang sudah tidak utuh juga membuat sulit untuk dikenali.
Di sisi lain, pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bebandem juga mengatakan bahwa hingga ditemukannya jenazah tersebut tidak ada laporan kehilangan warga baik itu dari wilayah Desa Bhuanagiri maupun dari Kecamatan Bebandem yang masuk ke Polsek Bebandem.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan