Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Usai Minum Bersama, Pekerja Proyek Gorok Leher Rekannya Sendiri
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Peristiwa berdarah terjadi disebuah bedeng proyek villa yabg berada di Lingkungan Jasri Kelod, Kelurahan Jasri, Kecamatan/Kabupaten Karangasem pada Minggu dini hari, (08/03/2020) sekitar pukul 01.30 WITA.
[pilihan-redaksi]
Seorang pekerja proyek (inisial) HTP alias Hendrik pemuda asal Sumba-NTT dilaporkan telah menggorok leher rekannya sendiri Rangi Hukapati yang juga sama sama berasal dari daerah yang sama.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, sebelum Hendrik melancarkan aksinya, ia bersama korban dan tiga orang rekannya sempat minum-minuman beralkohol. Setelah selesai minum korban kemudian tertidur, namun beberapa saat korban terbangun dan berteriak kesakitan serta mendapati lehernya sudah bersimbah darah.
Sementara saat korban berteriak kesakitan pelaku Hendrik masih berada disebelahnya dengan memegang sebilah pisau. Korban langsung berteriak minta tolong kemudian pelaku sempat mengancam akan membunuh rekannya yang lain saat hendak menolong korban sebelum akhirnya melarikan diri.
Begitu mendapat laporan, Tim Resmob Polres Karangasem langsung bergegas ke lokasi kejadian dan mendapat informasi bahwa pelaku telah melarikan diri dengan mengendarai sebuah mobil pick up warna biru menuju ke arah Denpasar.
Berbekal informasi tersebut Tim Resmob yang dipimpin oleh Kanit I Reskrim, IPDA. Wira Graha Setiawan langsung melakukan pengejaran hingga sekira pukul 03.00 WITA pelaku berhasil diringkus di jalan umum jurusan Karangasem menuju Denpasar tepatnya di Desa Manggis serta mengamankan barang bukti sebilah pisau yang diduga masih berisi darah korban.
Pelaku kemudian langsung digelandang kesel tahanan Polres Karangasem. Menurut Kanit I Reskrim, IPDA. Wira Graha Setiawan berdasarkan informasi awal yang didapatkan oleh pihaknya, motif pelaku melakukan aksinya diduga karena pernah merasa sakit hati terhadap korban.
"Informasi awal, pelaku pelaku dulunya pernah sakit hati dengan kepada korban, kemungkinan karena mabuk sehingga membuat pelaku menjadi nekat," jelasnya.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan