Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Wabah Virus Corona: 62.240 Orang Sembuh, 3.827 Meninggal
BERITABALI.COM, DUNIA.
Berdasarkan pantuan di Laman worldometers.info menunjukkan data real time pada pukul 01.16 GMT atau 08.16 WIB hari Senin (9/3/2020), tercatat total kasus infeksi virus corona di seluruh dunia berjumlah 109.976. Angka kematian mencapai 3.827 jiwa dengan jumlah tertinggi berada di China.
[pilihan-redaksi]
Kini virus yang diduga berasal dari kelelawar tersebut menjangkiti 106 negara dan teritori di seluruh dunia. Angka kematian tercatat juga bertambah cukup tinggi di Italia. Kini negara tersebut menyandang status sebagai kota kedua dengan kasus terbanyak di luar China (sebelumnya dipegang Korea Selatan) dan juga di luar Asia.
Ada 133 kematian baru dari total 366 angka kematian, dan total kasus infeksi virus corona mencapai 7.375. Sejumlah kota di Italia bagian utara ditutup, seperti Lombardy, Piedmont, Veneto, Emilia Romagna, dan Marche. Kota-kota ini menjadi pusat penyebaran dan juga berisiko tinggi penyebaran virus corona.
Kabar baik datang dari Iran. Meski total kasus telah menembus angka 6.566 jiwa, namun angka kesembuhan cukup tinggi, yakni 2.135 jiwa dari keseluruhan kasus.
Angka kesembuhan di seluruh dunia juga meningkat terus. Data real time Worldometers pada pukul 01.06 GMT menyatakan jumlah total 62.240 atau 56,59 persen dari keseluruhan kasus, dengan angka kesembuhan tertinggi berada di China yakni 58.600 jiwa.
Kasus baru pertama kalinya dilaporkan di Albania, Bangladesh, Hawaii, Bulgaria, Argentina, Moldova, Paraguay, Maladewa, dan Malta. Kematian pertama dilaporkan di Inggris dan Mesir.
Di Mesir menjadi kematiam pertama di benua Afrika. Menurut pernyataan resmi Kementerian Kesehatan dan Populasi di Mesir, pasien meninggal adalah warga Jerman berusia 60 tahun yang datang ke Mesir pada 1 Maret lalu. Pada 6 Maret ia dirawat di rumah sakit karena demam tinggi dan mengalami gagal pernapasan akibat pneumonia akut di hari Sabtu, kemudian meninggal di hari Minggu kemarin (8/3/2020).
Sementara di Amerika Serikat, Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan pada Jumat (7/3/2020), bahwa 21 orang telah dinyatakan positif virus corona Covid-19 di atas kapal pesiar Grand Princess yang berlabuh di lepas pantai California.
Pence mengatakan dalam konferensi pers Gedung Putih, bahwa tes tersebut melibatkan 46 orang, sebanyak 21 (19 awak kapal dan 2 penumpang) terinfeksi virus corona.
Sumber: Suara.com
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan