Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Bupati Suradnyana Apresiasi Pemuda Desa Tukadmungga Kembangkan Kesenian dan Kebudayaan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemuda diharapkan mampu untuk terus melestarikan dan mengembangkan kesenian serta kebudayaan yang ada di Bali.
[pilihan-redaksi]
Pemkab Buleleng sangat mendukung hal tersebut. Salah satu contoh adalah kegiatan yang sudah dilakukan Karang Taruna Dharma Yowana dan Sekaa Truna Dharma Laksana, Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng.
Dua organisasi pemuda tersebut menggelar kegiatan lomba metapak barong dan juga mekendang tunggal serangkaian HUT ke 23 untuk lebih melestarikan seni, adat, dan budaya. Apresiasi pun muncul dari Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST saat menghadiri pembukaan kegiatan di Kawasan Pantai Happy, Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng, Jumat (13/3).
Ditemui usai membuka kegiatan, Bupati Agus Suradnyana menjelaskan kegiatan seperti ini perlu didukung sepenuhnya oleh pemerintah. Mulai dari pemerintahan terkecil yaitu pemerintah desa sampai kabupaten. Apalagi kegiatan seperti ini pertama kali digelar khususnya di Desa Tukadmungga. Karang Taruna dan Sekaa Truna berkolaborasi untuk menggelar acara yang bertema budaya yaitu lomba metapak barong serta mekendang tunggal.
“Ini kolaborasi yang bagus sehingga pemuda di Desa Tukadmungga bisa berkesenian dan menunjukkan kemampuannya dalam lomba ini. Pemerintah sangat mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh para pemuda,” jelasnya.
Dirinya sebagai kepala daerah sangat mengapresiasi langkah yang diambil oleh Karang Taruna Dharma Yowana dan Sekaa Truna Dharma Laksana, Desa Tukadmungga ini. Ini dikarenakan hal-hal yang bersifat pengembangan dan pelestarian kebudayaan serta atraksi penting untuk kemajuan daerah. Jangan berpikir setiap gelaran budaya dikatakan festival yang tidak jelas tujuannya.
“Justru dengan gelaran budaya atau festival tersebut ada ruang mereka untuk tampil. Ada ruang untuk berkesenian. Kalau tidak ada ruang, kapan berkembangnya kesenian. Itu sebenarnya maksud dan tujuannya,” ujar Agus Suradnyana.
Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Ni Kadek rika Pramestika Dewi dalam laporannya menyebutkan, lomba metapak barong dan mekendang tunggal ini tujuan utamanya adalah untuk lebih memberi ruang kepada pemuda untuk berkesenian. Selain itu, melalui kegiatan ini pula, para pemuda di Desa Tukadmungga ingin lebih memperkenalkan Pantai Happy ke dunia luar dan wisatawan.
“Kita ingin Desa Tukadmungga khususnya Pantai Happy lebih dikenal luas oleh masyarakat ataupun wisatawan baik itu domestik maupun mancanegara,” ucapnya.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan