Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Ke Lombok Bertamu, Krama Bali Positif Corona
BERITABALI.COM, NTB.
Satu krama Bali dikonfirmasi positif terpapar virus Corona di Mataram, Lombok Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
[pilihan-redaksi]
Krama Bali dengan inisial nama YT, 46 tahun ini datang ke Mataram, Lombok dalam rangka bertamu. Namun karena positif Corona, kini dirawat di ruang isolasi RSUD Propinsi NTB.
Bersamaan dengan YT, dirawat juga di ruang isolasi RSUD Propinsi NTB, LJ, laki-laki usia 44 tahun warg Mataram, rekan dari YT Keduanya diketahui memiliki riwayat perjalanan keluar daerah terjangkit Covid-19 dalam periode 14 hari terakhir.
Dalam rilis yang ditandatangani oleh Gubernur NTB, Dr H Zulkiflimansyah diterangkan, kedua penderita menjalani perawatan di ruang isolasi sejak tanggal 22 Maret dan 23 Maret. Penderita kini dalam kondisi membaik.
"Kedua pasien dalam kondisi membaik, dan menunggu hasil tes negatif sebanyak dua kali, sebelum bisa dipulangkan ke rumah," jelas I Putu Gede Ariyadi, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Propinsi NTB, mengutip rilis yang dikeluarkan gubernur, Selasa (31/3) malam.
Kata Gede Aryadi, kemungkinan kedua pasien terpapar virus Corona dari luar NTB.
Untuk menghindari penularan lebih lanjut, petugas kesehatan melakukan Contact Tracing kepada semua orang yang pernah kontak dengan kedua pasien.
Hingga saat ini, berdasar data terbaru, NTB empat orang terkonfirmasi positif Corona. Dua orang warga Lombok Timur, dan kini bertambah dua lagi dari Mataram.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan