Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Tiba di Buleleng, 71 PMI Diisolasi di Hotel dan 1 Orang Minta di Sekolah Desa
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemkab Buleleng menjemput Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Buleleng. Tepat pukul 21.30 WITA, sebanyak 72 orang PMI tiba di halaman kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng, Kamis (16/4).
[pilihan-redaksi]
Mereka dijemput menggunakan dua Bus Sekolah milik Dinas Perhubungan dan Beberapa Mobil Dinas Pemkab Buleleng dengan dikawal oleh Satuan Polisi Pamong Peraja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng.
Sesampainya di Dinas Perhubungan, para PMI diberikan makan malam dan diberikan pengarahan oleh Camat Buleleng tentang protap isolasi yang akan dilakukan di masing-masing tempat. Selanjutnya, mereka didistribusikan ke beberapa hotel yang sudah disediakan oleh Pemkab Buleleng.
Hotel-hotel tersebut yakni, Hotel Bilibo menampung PMI sebanyak 7 orang, Hotel Sunari sebanyak 20 orang, Hotel Melka sebanyak 10 orang, Hotel Bali taman sebanyak 28 orang, dan Hotel Grand wijaya sebanyak 6 orang. Selain di hotel, ada 1 orang PMI yang meminta langsung untuk diisolasi di Sekolah TK Sawan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus melakukan upaya untuk menyediakan tempat isolasi bagi para PMI yang akan datang kembali ke Buleleng. Pemkab Buleleng terus melakukan pendekatan kepada pemilik hotel dan villa di Buleleng agar bisa menampung para PMI untuk menjalankan masa isolasi selama 14 hari.
Sekolah pun disiapkan untuk menampung para PMI yang akan datang jika hotel di Buelelng penuh atau di daerah tersebut tidak ada hotel atau villa. Namun, satu sekolah hanya boleh menampung 6 orang PMI. Sekolah dipilih yang bersih dan memiliki MCK. Kemudian sekolah dibuat sekat menggunakan triplek untuk memberikan kenyamanan privasi kepada para PMI.
Hal ini ditegaskan oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST saat menggelar rapat koordinasi bersama Camat se-Kabupaten Buleleng, Jumat (17/4). Bupati Suradnyana menghimbau, agar para camat melakukan rapat dengan Perbekel tentang protap penanganan PMI yang datang.
"Setelah itu Perbekel rapat dengan Kepala Dusun dan orang tua PMI agar tidak ada keluarga yang menyembunyikan kedatangan PMI," Tegasnya.
Bupati Suradnyana, mengatakan Para Camat dan Perbekel selalu memberikan pengarahan dan pilihan kepada PMI untuk tempat isolasinya.
"Pertama saat datang selalu berikan pilihan, mau di sekolah atau di hotel. Selalu berikan mereka pilihan dan pemahaman yang jelas tentang protap yang harus dijalankan ditempat isolasi," Imbuhnya.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan