Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pemkab Buleleng Telah Gelontorkan 40 Ton dari Kebutuhan 67 Ton ke Desa Bondalem
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng kembali mengirim bantuan beras ke Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula. Pada pengiriman pertama berjumlah 10 ton beras. Hari ini, Pemkab Buleleng kembali mengirim bantuan sebanyak 30 ton beras.
[pilihan-redaksi]
Sehingga total yang telah dikirimkan berjumlah 40 ton beras dari 67 ton yang diperlukan selama 14 hari. Pengiriman bantuan beras tersebut terungkap saat Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd memberikan keterangan pers melalui video conference terkait perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng dari ruang kerjanya, Selasa (5/5).
Gede Suyasa menjelaskan sebelumnya telah dikirimkan bantuan beras sebanyak 10 ton. Jumlah tersebut dibagikan kepada warga Desa Bondalem di seluruh dusun. Pengiriman sebelumnya tersebut untuk memenuhi kebutuhan 7 hari. Dari kemarin sampai dengan hari ini. Selanjutnya, beras sejumlah 30 ton sudah dikirim hari ini untuk kebutuhan selama lima hari. Total beras yang dibutuhkan selama 14 hari karantina Desa Bondalem adalah 67 ton.
“Sehingga nanti kita akan mengirim sisanya sebanyak 27 ton. Mungkin di hari kelima kita akan kirim lagi untuk menutupi kebutuhan sampai hari ke 14. Bantuan beras hari ini sudah diterima oleh Bumdes untuk dipecah dan dibagikan kepada warga terdampak,” jelasnya.
Dirinya menambahkan khusus untuk karantina Desa Bondalem saja membutuhkan anggaran sebesar Rp 2,3 Miliar. Jumlah tersebut khusus untuk warga terdampak. Namun, jumlah tersebut di luar dari biaya kesehatan karena sudah menjadi tanggungan pemerintah.
“Mudah-mudahan tidak ada lagi desa yang dikarantina seperti Desa Bondalem,” imbuh Gede Suyasa.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan