Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Jerinx Sebut Glenn Fredly dan Didi Kempot Seniman Organik yang Langka
BERITABALI.COM, NASIONAL.
I Gede Ari Astina alias Jerinx, Drummer Superman is Dead (SID) mengaku kehilangan dengan meninggalnya Glen Fredly dan Didi Kempot. Bagi Jerinx, Glenn dan Didi dua musisi hebat di Tanah Air.
[pilihan-redaksi]
"Ini memang tahun yang aneh, jadi makin hari makin aneh. Tentang Mas Didi Kempot, ketika istri saya ngasih kabar, saya langsung mikir kenapa harus orang baik," ujar Jerinx SID dalam live Instagram, baru-baru ini.
"Glenn Fredly kita sepakat ya dia orang baik. Dan Didi Kempot juga musisi apa adanya, genuine, organik tidak pakai gimmick dan itu langka. Dan dia berpulang, sedih," kata Jerinx.
Menurutnya, Glen Fredly dan Didi Kempot merupakan musisi yang hebat dan jarang ditemukan di Indonesia. "Seniman organik seperti itu langka di Indonesia," tutur Jerinx.
Seperti diketahui, Didi Kempot meninggal dunia di usia 53 di Rumah Sakit Kasih Ibu, Surakarta Selasa (5/5/2020) sekitar pukul 07.25 WIB. Penyanyi dengan julukan Godfather of Broken Heart ini dikebumikan di TPU Jatisari, Ngawi, Jawa Timur berdekatan almarhum kakaknya, Mamiek Prakoso.
Sedangkan Glenn Fredly meninggal dunia pada 8 Apri 2020. Glenn meninggal karena penyakit meningitis.
Sumber: Suara.com
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan