Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Anggota DPR Kritik Kebijakan Pemerintah Tangani Corona Mencla-mencle
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Anggota Komisi XI DPR RI, Fauzi H Amro mengkritisi kebijakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, yang membolehkan pekerja berusia 45 ke bawah kembali bekerja seperti sedia kala dan beraktivitas di luar rumah. Menurutnya, itu sama dengan membiarkan makin banyak pekerja terpapar Virus Corona.
[pilihan-redaksi]
Penyebaran pandemi Virus Corona yang belum terputus ini harus disikapi sesuai dengan disiplin protokol kesehatan. Dia pun menekankan agar penerapan PSBB harus benar dan terukur.
“Jadi sementara ini, kita bekerja lebih aman bekerja dari rumah. Yang terpenting sekarang, negara harus hadir dalam menjamin kesehatan masyarakat agar tidak terpapar Virus Corona, diantaranya dengan penerapan PSBB yang benar dan terukur,” papar Fauzi dalam keterangan persnya, Rabu (13/5/2020).
Dia beranggapan, kebijakan tersebut bersifat dikotomis antara pekerja usia 45 ke bawah dan pekerja usia 45 ke atas. Padahal sebelumnya, pemerintah mengimbau agar masyarakat bekerja dari rumah saja sementara waktu, sembari menunggu Virus Corona ini berlalu dan situasi kembali normal. Fauzi menilai kebijakan tersebut tidak konsisten.
“Kebijakan yang berubah-rubah itu menunjukan bahwa pemerintah dalam penanganan Corona tidak konsisten bahkan terkesan mencla-mencle. Menurut saya, sebaiknya pemerintah konsisten dalam menerapkan aturan kebijakan dalam penanganan Covid-19, termasuk kebijakan bekerja dari rumah,” tutur Fauzi.
Dia juga menyampaikan ketidakkonsistenan kebijakan pemerintah juga terjadi pada aturan mudik. Menurut Fauzi seharusnya tidak usah ada kelonggaran pada larangan mudik, agar tidak ada lagi penyebaran Virus Corona ke berbagai daerah.
“Bukan kebijakan yang berubah-ubah, contoh, sebelumnya masyarakat dilarang mudik, tapi kini Menteri Perhubungan melonggarkan kebijakan transportasi termasuk penerbangan yang kembali dibolehkan, ini kan sama dengan mempercepat penyebaran virus corona menyebar ke seluruh Indonesia, ” kritiknya.
Menurut Politisi dari Fraksi Partai Nasdem ini, saat ini akar masalah yang dihadapi bangsa yakni krisis kesehatan akibat wabah Virus Corona, sehingga fokus penyelesaian sebaiknya ke penyelamatan nyawa rakyat.
“Yang paling penting adalah bagaimana menyelamatkan dan melindungi masyarakat dari Virus Corona. Insya Allah akan kembali bangkit dan bergerak, kalau masalah Corona bisa segera atasi,” ungkap Fauzi.
Sumber: Suara.com
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4641 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan