Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Viral Pemuda Kampung Jawa Sahur Keliling, Ini Kata Kapolresta Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sejumlah oknum pemuda Kampung Jawa yang melaksanakan sahur keliling sambil membunyikan bedug di pertigaan depan masjid Baiturahmah Jalan Ahmad Yani Denpasar Barat, Sabtu (23/5) sekitar pukul 03.00 dinihari, viral di media sosial.
[pilihan-redaksi]
Aksi ini mendapatkan kecaman masyarakat netizen karena memang pemerintah tidak memperbolehkan, menyusul penularan wabah pandemi covid-19. Saat ini Polisi masih menyelidiki kejadian tersebut dengan memeriksa saksi saksi.
Sementara Kapolresta Denpasar AKBP Jansen Avitus Panjaitan memberikan penjelasan terkait hal itu. Menurutnya, kejadian tersebut terjadi bukan di malam takbiran, tapi malam terakhir umat Islam melaksanakan sahur sebelum puasa terakhir, tepatnya pada Sabtu (23/5) pukul 03.00 WITA dini hari.
Sementara umat Islam baru melaksanakan malam takbiran pada Sabtu (23/5) malam, atau malam minggu di mulai dari pukul 19.00 Wita, setelah berbuka puasa. Itu pun dilaksanakan di rumah masing-masing.
"Jadi, itu bukan malam takbiran, seperti yang beredar di media sosial. Malam takbiran wilayah hukum Denpasar nihil kejadian dan aman. Kejadian yang viral di media sosial itu terjadi pada malam sahur terakhir, bukan di malam takbiran," ungkap AKBP Jansen kepada wartawan, Minggu (24/5).
Perwira asal Sumatera Utara itu menegaskan, pemuda yang terlihat dalam sahur terakhir, adalah aksi spontan yang tidak disengaja dan tidak terencana.
"Aksi spontanitas. Dari keterangan para saksi karena malam terakhir, mereka spontan berkumpul tanpa direncanakan, tidak ada janji sebelumnya, saat mereka bernyanyi ada yang merekam beberapa menit dan viral di media sosial.
Ditegaskannya, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Dia berharap semua komponen masyarakat menahan diri dan tetap tenang. "Kami sedang proses dan sudah memeriksa saksi-saksi. Jika kami temukan unsur kesengajaan tentu kami akan proses terus, mereka para saksi kooperatif," jelasnya.
Video viral di medsos, sejumlah oknum pemuda Kampung Jawa sahur keliling sambil bernyanyi pada malam sahur terakhir. Kejadian tersebut mendapat kritikan dari netizen karena wabah pandemi Covid-19. Tak lama, oknum pemuda tersebut membuat video permintaan maaf atas kejadian tersebut, dan mengaku tidak sengaja berkumpul pada malam sahur terakhir.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5937 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4653 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan