Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Viral Pemuda Kampung Jawa Sahur Keliling, Ini Kata Kapolresta Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sejumlah oknum pemuda Kampung Jawa yang melaksanakan sahur keliling sambil membunyikan bedug di pertigaan depan masjid Baiturahmah Jalan Ahmad Yani Denpasar Barat, Sabtu (23/5) sekitar pukul 03.00 dinihari, viral di media sosial.
[pilihan-redaksi]
Aksi ini mendapatkan kecaman masyarakat netizen karena memang pemerintah tidak memperbolehkan, menyusul penularan wabah pandemi covid-19. Saat ini Polisi masih menyelidiki kejadian tersebut dengan memeriksa saksi saksi.
Sementara Kapolresta Denpasar AKBP Jansen Avitus Panjaitan memberikan penjelasan terkait hal itu. Menurutnya, kejadian tersebut terjadi bukan di malam takbiran, tapi malam terakhir umat Islam melaksanakan sahur sebelum puasa terakhir, tepatnya pada Sabtu (23/5) pukul 03.00 WITA dini hari.
Sementara umat Islam baru melaksanakan malam takbiran pada Sabtu (23/5) malam, atau malam minggu di mulai dari pukul 19.00 Wita, setelah berbuka puasa. Itu pun dilaksanakan di rumah masing-masing.
"Jadi, itu bukan malam takbiran, seperti yang beredar di media sosial. Malam takbiran wilayah hukum Denpasar nihil kejadian dan aman. Kejadian yang viral di media sosial itu terjadi pada malam sahur terakhir, bukan di malam takbiran," ungkap AKBP Jansen kepada wartawan, Minggu (24/5).
Perwira asal Sumatera Utara itu menegaskan, pemuda yang terlihat dalam sahur terakhir, adalah aksi spontan yang tidak disengaja dan tidak terencana.
"Aksi spontanitas. Dari keterangan para saksi karena malam terakhir, mereka spontan berkumpul tanpa direncanakan, tidak ada janji sebelumnya, saat mereka bernyanyi ada yang merekam beberapa menit dan viral di media sosial.
Ditegaskannya, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Dia berharap semua komponen masyarakat menahan diri dan tetap tenang. "Kami sedang proses dan sudah memeriksa saksi-saksi. Jika kami temukan unsur kesengajaan tentu kami akan proses terus, mereka para saksi kooperatif," jelasnya.
Video viral di medsos, sejumlah oknum pemuda Kampung Jawa sahur keliling sambil bernyanyi pada malam sahur terakhir. Kejadian tersebut mendapat kritikan dari netizen karena wabah pandemi Covid-19. Tak lama, oknum pemuda tersebut membuat video permintaan maaf atas kejadian tersebut, dan mengaku tidak sengaja berkumpul pada malam sahur terakhir.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1977 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun