Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Buleleng Raih Opini WTP Keenam Kalinya
BERITABALI.COM, BULELENG.
Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kembali melekat untuk Kabupaten Buleleng. Tahun ini, merupakan kali keenam Kabupaten Buleleng meraih predikat tersebut. Predikat yang diberikan tahun ini merupakan hasil audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) untuk Tahun Anggaran (TA) 2019.
[pilihan-redaksi]
Opini diterima langsung oleh Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bali, Jumat (12/6). Dari hasil audit LKPD TA 2019 tentu ada beberapa catatan dan perbaikan-perbaikan yang terjadi selama pemeriksaan. Dilihat dari persentase reses yang meningkat dari 87 persen menjadi 95 persen. Itu artinya terdapat peningkatan dari segi pengawasan dan pelaksanaannya.
Namun karena saat ini masih dalam kondisi pandemi, kedepan untuk kualitas perencanaan pengelolaan anggaran agar dapat dimatangkan lagi. “Sehingga benar-benar bisa memacu pertumbuhan ekonomi di Buleleng,” ujar Bupati Agus Suradnyana.
Pertumbuhan ekonomi yang perlu ditingkatkan tentu sesuai dengan basic pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Buleleng. Baik itu dari beberapa sektor seperti pertanian maupun pariwisata. Selain itu, Beberapa indikator di bidang gini ratio dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mengukur parameter kesejahteraan serta kesehatan di Kabupaten Buleleng diharapkan agar bisa terus meningkat.
“Astungkara akhirnya kita raih Opini WTP secara berturut-turut. Jadi bukan hanya akuntabilitas pemakaian keuangan saja yang diperhatikan, tetapi harus ada strategi dalam mengatur perencanaan yang baik,” imbuhnya.
Ditemui di lokasi yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna, SH memberikan ucapan selamat kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng atas predikat opini WTP yang kembali diraih. Diharapkan kedepan sinergi antara DPRD Kabupaten Buleleng dan Pemkab Buleleng tetap berjalan dengan harmonis. Sehingga apapun program-program terkait dengan upaya pembangunan di Kabupaten Buleleng bisa berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang diinginkan.
“Walaupun masih terdapat hasil rekomendasi yang belum ditindaklanjuti, itu bisa kita tindaklanjuti dan perbaiki bersama,” ungkapnya.
Sementara, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Bali, Dr. Drs. Sri Haryoso Suliyanto, M.Si., CSFA mengatakan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Perwakilan Provinsi Bali ini sebagai penyemangat terhadap Pemkab untuk bisa melakukan akuntabilitas, transparasi dan kinerja dalam bidang keuangan. Ini juga sebagai modal dalam upaya mensejahterakan masyarakat Buleleng untuk kedepannya. Kali ini memang predikat opini tetap WTP, namun kualitas tentu berbeda. Dari hasil pemeriksaan, jumlah dan nilai temuan-temuan kali ini semakin berkurang.
“Kedepan kami tidak hanya mengukur kualitas pengelolaan yang dilihat dari tingkat opininya saja, melainkan kualitas pengelolaan diukur dari keberhasilan programnya untuk mencapai tujuan nasional,” pungkasnya.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan