Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Tim GTPP Covid-19 Denpasar Pantau dan Awasi Pasar Rakyat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar terus melakukan pemantauan, pengawasan dan monitoring terhadap Pasar Rakyat yang ada di Kota Denpasar.
[pilihan-redaksi]
Hal ini untuk mengantisipasi penularan Covid -19, terutama transmisi lokal di klaster pasar rakyat. Pemantauan, pengawasan dan monitoring di Pasar Rakyat harus dilakukan karena penyebaran virus Covid 19 sudah menimpa beberapa pedagang di Pasar rakyat. Hal ini disampaikan langsung Kadis Disperindag Kota Denpasar Ni Nyoman Sri Utari saat dihubungi Selasa (30/6).
Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan ini juga sebagai salah satu menindaklanjuti ketaatan dan kepatuhan daripada pengelola pasar, pedagang pasar dan pengunjung pasar mengenai protokol kesehatan. Menurutnya dari pemantauan yang dilakukan sampai saat ini para pengelola pasar, pedagang maupun pengunjung telah memiliki kesadaran mengikuti protokol kesehatan. Semua itu bisa dilakukan, karena masyarakat sudah semakin sadar dan mengetahui bahwa klaster penyebaran Covid-19 berada dan terjadi di pasar.
"Jadi kesadarannya telah tumbuh dalam dirinya sendiri bahkan Face Shield yang kami berikan telah dipergunakan oleh para pedagang," ungkap Sri Utari.
Tidak hanya itu Sri Utari mengaku pengelola pasar rakyat yang ada di Kota Denpasar juga telah mulai menggarap atau memasang pembatas plastik di pasar sehingga ada pembatas antara pedagang dan pembeli. Tindakan itu juga sebagai salah satu upaya mereka dalam mencegah penyebaran covid 19 antara pertemuan pedagang dan pembeli.
Bahkan sampai saat ini sudah ada beberapa pasar rakyat yang sudah memasang pembatas plastik seperti Pasar Kerta Waringin Sari, Pasar Penatih, Pasar Sindu dan beberapa pasar lainnya. Sedangkan untuk pasar yang dikelola Perusahaan Daerah telah semuanya memasang pembatas plastik dan mengikuti protokol kesehatan.
Untuk meyakinkan pasar rakyat aman untuk dikunjungi oleh masyarakat pihaknya berharap pengelola pasar membuat Video minimal 5 menit langkah-langkah atau upaya yang telah dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan. Sehingga masyarakat tidak ada rasa was was ketika ingin ke pasar.
Selain itu bagi pengelola pasar rakyat tetap memberikan imbauan melalui pengeras suara kepada pedagang maupun pengunjung yang merasa tidak enak badan atau sakit agar tidak ke pasar dulu sampai kondisinya membaik.
Dengan terus melakukan pemantauan, pengawasan dan monitoring di pasar rakyat Sri Utari mengharapkan mereka semua mengikuti protokol kesehatan yang telah diberikan. Dengan demikian minimal bisa mencegah penyebaran covid 19 di Kota Denpasar.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan