Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Parade Musik "Senandung Merdeka" Sambut Dibukanya Pariwisata
BERITABALI.COM, BULELENG.
Guna menggeliatkan perekonomian dan pariwisata pasca dibukanya Bali untuk wisatawan nusantara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menggelar parade seni musik bertajuk “Senandung Merdeka, Sambut Bali Era Baru”.
[pilihan-redaksi]
Parade seni musik yang akan berlangsung sampai dengan tanggal 18 Agustus 2020 nanti, resmi dibuka oleh Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST di halaman Krisna Beach Street, Areal Pantai Penimbangan, Buleleng, Sabtu (1/8/2020).
Ditemui usai kegiatan, Bupati Agus Suradnyana menjelaskan bahwa acara ini digelar untuk menyambut dibukanya kembali Bali untuk wisatawan nusantara. Melalui “Senandung Merdeka” ini pula, Pemkab Buleleng ingin memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa acara-acara seperti ini sudah dapat dilakukan dan tidak dilarang. Hanya saja protokol-protokol kesehatan harus dilakukan secara ketat sepanjang acara.
“Boleh dilakukan asal protap-protap mengenai pencegahan penyebaran Covid-19 dilakukan secara baik dan ketat,” jelasnya.
Parade seni musik ini juga digelar untuk memberikan ruang kepada para seniman di Buleleng dalam berkreasi. Selama pandemi Covid-19 ini, para seniman khususnya musisi pergerakannya sangat pasif dan bahkan tidak pernah tampil. Oleh karena itu, ajang parade seni musik ini digelar juga sebagai ajang pemanasan bagi para seniman untuk menyambut Bali Era Baru ke depan.
“Yang jelas protapnya harus dijalankan. Cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak,” ujar Agus Suradnyana.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng selaku Ketua Panitia, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, S.Sos.,M.Si mengatakan parade seni musik ini akan berlangsung selama 18 hari. Dengan tujuan menggeliatkan kembali perekonomian utamanya ekonomi kerakyatan. Sehingga lokasi yang dipilih ada di areal Pantai Penimbangan dimana kawasan ini banyak terdapat pedagang atau UMKM yang di masa pandemi terpaksa menutup usahanya.
“Setelah tatanan kehidupan era baru ini, kita harapkan mereka bergeliat dan meningkatkan omzetnya,” ucapnya.
Senada dengan Bupati Agus Suradnyana, dirinya menambahkan yang tidak kalah penting adalah Pemkab Buleleng ingin memberikan suatu ruang untuk berkreasi dan beraktivitas kepada para pelaku seni khususnya seni musik.
Ia berharap acara ini bisa berjalan dengan baik dan mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 3355 tentang tatanan kehidupan era baru di sektor seni dan budaya.
“Pasca kegiatan ini, kami juga akan adakan kegiatan-kegiatan seni lainnya di bulan Agustus. Kalau sekarang seni musik, nanti seni tari kemudian seni modern dan kontemporer. Tentunya tetap dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat,” tutup Dody Sukma Oktiva Askara.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan