Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Ekonomi Bali Triwulan II Minus 10,98%
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Perekonomian Bali pada triwulan II tahun 2020 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) tercatat sebesar Rp.54,43 triliun.
[pilihan-redaksi]
Hal ini terungkap dalam Berita Resmi Statistik (BRS) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Rabu (5/7/2020) di Denpasar.
Sementara dalam hitungan atas dasar harga konstan (ADHK) tahun 2010, PDRB Bali tercatat sebesar Rp.35,86 triliun. Dengan besaran tersebut, ekonomi Bali pada triwulan II 2020 tercatat tumbuh negatif (menyusut atau terkontraksi) -7,22 persen, jika dibandingkan capaian triwulan I-2020 (q-to-q).
Sedangkan jika dibandingkan dengan capaian triwulan yang sama tahun sebelumnya (y-on-y), ekonomi Bali triwulan II-2020 mencatatkan angka pertumbuhan negatif yang lebih dalam, yaitu sebesar -10,98 persen. Sampai dengan triwulan II-2020, secara struktur produksi Lapangan Usaha Kategori I (Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum) masih mendominasi perekonomian Bali dengan besaran nilai tambah Rp.9,40 triliun, atau 17,27 persen dari total PDRB Bali.
Kontributor terbesar kedua adalah produksi Lapangan Usaha Kategori A (Pertanian, Kehutanan dan Perikanan) dengan sumbangan nilai tambah Rp. 8,54 triliun (15,68 persen), kemudian disusul oleh Kategori F (Konstruksi) yang nilai tambahnya tercatat sebesar Rp.5,93 triliun (10,90 persen). Pergeseran terjadi pada 2 kontributor terbesar selanjutnya.
Jika pada triwulan sebelumnya Kategori H (Transportasi dan Pergudangan) menempati urutan terbesar keempat, pada triwulan II-2020 kategori ini tergeser turun dan menempati urutan ketujuh. Kategori G (Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor) dengan besaran nilai tambah Rp.5,17 triliun (9,50 persen) adalah yang menggantikannya berada pada posisi keempat, diikuti Kategori C (Industri Pengolahan) sebesar Rp.3,53 triliun (6,49 persen) pada posisi kelima. Pada triwulan sebelumnya Kategori C (Industri Pengolahan) berada pada urutan keenam.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3309 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 718 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman