Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Jenazah Bayi Meninggal Karena Prosedur Rapid Test Dikubur "Mamaling Galah"
BERITABALI.COM, NTB.
Jenazah I Made Arsya Prasetya Jaya, sebuah nama yang rencana diberikan kepada bayi yang meninggal dalam kandungan diduga karena prosedur rapid test di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) akhirnya dikubur oleh pihak keluarga, Rabu (19/8) malam.
[pilihan-redaksi]
Sesuai petunjuk yang diperoleh dari Jro Mangku, bahwa tidak ada dewasa ayu atau hari yang bagus untuk melaksanakan kegiatan manusia Yadnya. Karena rentang waktu tanggal 18-19 Agustus tersebut terbentur rahinan Tilem atau bulan mati, dan Pasah. Sehingga prosesi penguburan dilakukan secara sembunyi (nyiliban, ngilidan atau memaling galah, red) pada malam hari di setra Karang Jangkong wilayah Cilinaya Kota Mataram.
I Gusti Ayu Arianti, 23 tahun, krama yang tinggal di lingkungan Pajang Barat Kelurahan Pejanggik Kota Mataram, harus kehilangan bayinya, setelah mengikuti prosedur rapid test yang berbelit. Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) Wira Bhakti Kota Mataram, adalah tempat yang dipilih untuk proses persalinannya. Selain cukup dekat dengan lokasi dia tinggal, anak pertamanya juga lahir di RSAD.
Sehingga begitu merasakan kontraksi dengan tanda cairan ketuban dan darah keluar pada Senin (18/8) pagi, I Gusti Ayu Arianti langsung ke RSAD Ditemani suami dan ibunya, meluncur menggunakan mobil ke rumah sakit di Jalan HOS Cokroaminoto tersebut. Tiba di RSAD, oleh petugas medis, Gusti Ayu Arianti tidak langsung ditangani. Namun disarankan untuk rapid test dulu, sesuai prosedur penanganan Covid-19.
"Petugasnya bilang harus rapid test dulu. Tapi alat rapid testnya ga ada katanya. Dan disarankan untuk rapid ke klinik atau Puskesmas," kata Arianti, ditemui di rumah Kamis (20/8). Karena pasca operasi Caesar, saat media ini berkunjung, kondisi Arianti masih nampak lemah, dan hanya bisa berbaring di kamar.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5890 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4618 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2231 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan