Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Tim Khusus Dibentuk Buru Pelaku Pengrusakan Baliho Covid-19
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Meluasnya aksi pengrusakan dan pembakaran baliho pencegahan penularan covid-19 hingga ke daerah-daerah, jajaran Polda Bali tidak tinggal diam. Bahkan Ditreskrimum Polda Bali telah membentuk Tim Khusus untuk memburu para pelakunya.
Pembentukan Tim Khusus pemburu perusak dan pembakar baliho ini dibenarkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali Kombes Pol Dodi Rahmawan. "Ya kami sudah membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini," jelasnya ke wartawan, Jumat (21/8/2020).
Menurut Kombes Dodi, aksi vandalisme ini sudah sangat meresahkan dan sedianya tidak boleh dilakukan oleh siapa pun. Aksi pembakaran dan corat coret ini sudah termasuk dalam tindak pidana pengrusakan.
Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan oknum tak bertanggungjawab itu ke Polisi agar bisa ditindaklanjuti. "Kami belum tahu siapa pelakunya tapi kami masih menyelidikinya. Kami akan segera berantas," ujar perwira menengah melati tiga dipundak itu.
Mantan Direktur Narkoba Polda Sulawesi Tengah itu mengatakan pihaknya akan semaksimal mungkin mengungkap siapa pelakunya. Di sisi lain, pihaknya juga akan bekerjasama dengan pihak Desa Adat setempat untuk bersama-sama mengawasi dan melakukan pemantauan.
Selain itu, Kombes Dodi mengakui aksi pengerusakan dan pembakaran Baliho cegah penularan Covid-19 sudah semakin meluas hingga ke daerah-daerah. Pihaknya juga sudah mengamankan beberapa barang bukti untuk pengusutan lebih lanjut.
"Sudah banyak Baliho yang dirusak dan ada beberapa yang sudah diamankan sebagai barang bukti. Doakan semoga cepat terungkap," tegasnya.
Sebagaimana diketahui, aksi pengerusakan dan pembakaran Baliho cegah penularan covid-19 terjadi di perempatan Tohpati dan Jalan Kamboja Denpasar Timur. Sejumlah Baliho dicorat-coret bahkan dirusak dan dibakar sebagian.
Tidak hanya itu, Baliho yang ada poto Kapolda Bali juga dirusak dan ditulis tinta piloks warna merah. Ada yang bertuliskan "gak usah pakai masker", propaganda hingga nama WHO pun di silang dengan tinta warna hitam oleh orang tak bertanggung jawab. Selain di Denpasar kasus yang sama juga terjadi di Sukawati, Gianyar.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun