Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pria di Desa Padangsambian Kaja Meninggal Karena Covid-19
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Perkembangaan kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih bergerak fluktuatif. Penambahan kasus positif dan kasus sembuh masih terjadi.
Pada Senin (5/10) dilaporkan adanya penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 27 orang yang tersebar di 18 wilayah desa/kelurahan. Kasus sembuh juga dilaporkan bertambah sebanyak 9 orang dan 1 orang pasien yang sempat menjalani perawatan dilaporkan meninggal dunia.
“Kembali kabar duka, 1 orang pasien Covid-19 dinyatakan meninggal dunia, kasus positif tercatat bertambah sebanyak 27 orang dan kasus sembuh bertambah 9 orang, kami tetap mengajak seluruh masyarakat selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan mengingat kasus covid 19 masih terjadi penularan kembali,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, pada Senin (5/10).
Dewa Rai merinci bahwa 18 desa/kelurahan yang mencatatkan penambahan kasus positif yakni Desa Padangsambian Kelod mencatatkan penambahan kasus tertinggi dengan 3 kasus positif baru. Disusul Kelurahan Pedungan, Kelurahan Kesiman, Desa Kesiman Kertalangu, Desa Padangsambian Kaja, Kelurahan Tonja, Desa Pemecutan Kelod dan Kelurahan Peguyangan yang mencatatkan penambahan kasus positif sebanyak 2 orang.
Sementara itu 8 desa/kelurahan mencatatkan penambahan masing-masing sebanyak 1 orang. Sedangkan, sebanyak 24 desa/kelurahan tidak mencatatkan penambahan kasus positif baru. Untuk pasien meninggal dunia, Dewa Rai menjelaskan bahwa pasien diketahui berdomisili di Desa Padangsambian Kaja, pasien berjenis kelamin laki-laki berusia 41 tahun. Pasien mulai menjalani perawatan pada 11 Septenber 2020 dan dinyatakan meninggal dunia pada 28 September 2020.
Dikatakan Dewa Rai, angka kasus positif covid-19 di Kota Denpasar dalam seminggu ini angka kasus kesembuhan dan kasus positif mengalami fluktuatif, oleh karena itu kami berharap kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan di masyarakat, mulai dari cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak tetap ditingkatkan.
“Mari bersama sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi, disamping juga ada klaster upacara keagamaan dan klaster perkantoran," ujar Dewa Rai.
Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas.
"Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas," kata Dewa Rai.
Secara kumulatif kasus positif tercatat sebanyak 2.592 kasus, jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar mencapai 2.291 orang (88,39 persen), meninggal dunia sebanyak 53 orang (2,04 persen), dan yang masih dalam perawatan sebanyak 248 orang (9,57).
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan