Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Puan Maharani Berharap Regenerasi Pengrajin Tenun Kain Cagcag
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ketua DPR RI Puan Maharani bersama dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Republik Indonesia I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengunjungi pengrajin kain tenun cagcag di Banjar Pengembungan, Desa Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Kamis (15/10/2020).
Dalam kunjungan tersebut, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Menteri Pemerdayaan Perempuan dan Anak RI I Gusti Ayu Bintang Darmawati melihat secara langsung aktivitas ibu-ibu pengerajin kain tenun cagcag.
Ketua DPR RI, Puan Maharani di sela-sela kunjungannya tersebut mengatakan bahwa kerajinan kain tenun cagcag ini agar dapat dilestarikan. Khususnya, bagi generasi muda.
"Bukan buat ibu (pengrajin tenun cagcag) ini aja, buat semua pengrajin yang ada di Bali harus bisa regenerasi mengajarkan ilmu bikin kain ini untuk generasi selanjutnya biar bukan anaknya, bukan cucunya tapi di lingkungannya di kampung juga harus banyak anak-anak yang bikin kain," ujarnya.
Dikatakan juga bahwa hal ini menjadi PR bagi Pemerintah Daerah maupun Pemerintah pusat agar dapat melestarikan kerajinan tenun ini.
"Ibu ini sudah dari kelas satu SD artinya sudah hampir 40 tahun lebih bikin kain ini tapi belum ada yang menggantikan bikin seperti ini dan saya yakin bahwa yang muda-muda belum tentu bisa bikin kain sehalus ibu ini, ini memang PR buat Pemda dan tentunya juga buat pemerintah pusat," katanya.
Sedangkan Kepala Desa Pejeng Kangin, I Gede Purnadi Yoga mengatakan bahwa karena awalnya sebagian masyarakat di Pejeng Kangin berprofesi di sektor pariwisata harus berhenti bekerja akibat dampat dari Covid-19 maka banyak masyarakat akhirnya beralih profesi sebagai pengrajin kain tenun cagcag.
"Di masa Covid ini pengerajin semakin bergeliat karena hampir 60 persen masyarakat Pejeng Kangin khususnya di Pesalakan dan Pengembungan yang menekuni pengerajinan kain cagcag ini," ujarnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5768 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4592 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2197 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan