Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Puan Maharani Berharap Regenerasi Pengrajin Tenun Kain Cagcag
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ketua DPR RI Puan Maharani bersama dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Republik Indonesia I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengunjungi pengrajin kain tenun cagcag di Banjar Pengembungan, Desa Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Kamis (15/10/2020).
Dalam kunjungan tersebut, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Menteri Pemerdayaan Perempuan dan Anak RI I Gusti Ayu Bintang Darmawati melihat secara langsung aktivitas ibu-ibu pengerajin kain tenun cagcag.
Ketua DPR RI, Puan Maharani di sela-sela kunjungannya tersebut mengatakan bahwa kerajinan kain tenun cagcag ini agar dapat dilestarikan. Khususnya, bagi generasi muda.
"Bukan buat ibu (pengrajin tenun cagcag) ini aja, buat semua pengrajin yang ada di Bali harus bisa regenerasi mengajarkan ilmu bikin kain ini untuk generasi selanjutnya biar bukan anaknya, bukan cucunya tapi di lingkungannya di kampung juga harus banyak anak-anak yang bikin kain," ujarnya.
Dikatakan juga bahwa hal ini menjadi PR bagi Pemerintah Daerah maupun Pemerintah pusat agar dapat melestarikan kerajinan tenun ini.
"Ibu ini sudah dari kelas satu SD artinya sudah hampir 40 tahun lebih bikin kain ini tapi belum ada yang menggantikan bikin seperti ini dan saya yakin bahwa yang muda-muda belum tentu bisa bikin kain sehalus ibu ini, ini memang PR buat Pemda dan tentunya juga buat pemerintah pusat," katanya.
Sedangkan Kepala Desa Pejeng Kangin, I Gede Purnadi Yoga mengatakan bahwa karena awalnya sebagian masyarakat di Pejeng Kangin berprofesi di sektor pariwisata harus berhenti bekerja akibat dampat dari Covid-19 maka banyak masyarakat akhirnya beralih profesi sebagai pengrajin kain tenun cagcag.
"Di masa Covid ini pengerajin semakin bergeliat karena hampir 60 persen masyarakat Pejeng Kangin khususnya di Pesalakan dan Pengembungan yang menekuni pengerajinan kain cagcag ini," ujarnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1945 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1699 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1570 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1519 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun